Gandeng KemenkopUKM, Pertamina Ajak Koperasi Jadi Mitra Pertashop

Kompas.com - 21/12/2020, 19:00 WIB
Pendandatanganan Kemenkop UKM dengan Pertamina, Senin (21/12/2020). Humas Kemenkop UKM Pendandatanganan Kemenkop UKM dengan Pertamina, Senin (21/12/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pertamina menggandeng Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM) untuk mempercepat penambahan outlet Pertashop di pelosok daerah.

Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina skala kecil yang disiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM Non Subidi, Elpiji Non Subsidi, pelumas, dan produk Pertamina ritel lainnya yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain.

Dalam kerja sama ini, Pertashop akan menyediakan produk Pertamax dengan harga yang sama di SPBU reguler. Sementara KemenkopUKM berperan untuk membantu Pertamina memberdayakan Koperasi dan UMKM dalam mendistribusikan minyak, gas, serta energi terbarukan.

Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan, kerja sama ini dilakukan untuk mempercepat pemerataan energi di seluruh penjuru negeri melalui Program BBM Satu Harga dan One Village One Outlet (OVOO).

Baca juga: Konsolidasi dengan Bangkok Bank Indonesia, Permata Bank Jadi Bank BUKU IV

Oleh sebab itu, dia optimistis sinergi seperti ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mewujudkan kehadiran pemerintah bagi masyarakat.

“Sinergi seperti ini harus digencarkan,” ujarnya mengutip siaran resminya, Senin (21/12/2020).

Teten menyebutkan setidaknya ada sebanyak 86,6 persen koperasi di sektor riil berpeluang membangun kemitraan dengan Pertamina, baik itu untuk program Pertashop maupun pengembangannya di kemudian hari.

Kerja sama ini juga membantu jaringan anggota koperasi maupun pelaku UMKM di seluruh Indonesia menjadi lebih mudah mendapatkan akses energi untuk mendukung kegiatan usaha.

“Seperti para nelayan di seluruh wilayah Indonesia yang membutuhkan program pemerataaan energi, terdapat sekitar 1.973 unit koperasi nelayan di Indonesia,” kata Teten.

Teten berharap Nota Kesepahaman ini juga bisa menjadi langkah awal bagi kemajuan Koperasi dan UMKM sebagai mitra strategis menjamin ketersediaan energi di Indonesia.

Sementara itu, Dirut Pertamina Nicke Widyawati menyambut baik kerja sama ini.

Sebab, menurut dia, koperasi selain sudah berbadan hukum, juga sudah pasti memiliki lokasi-lokasi strategis hingga tingkat desa untuk digarap menjadi lokasi Outlet Pertashop, sehingga kerja sama lebih maksimal.

“Hingga tahun 2020 Pertamina menyasar pembangunan 4.558 Outlet Pertashop dan dalam rencana pengembangan kami ke depannya, hingga tahun 2024 Pertamina menargetkan sebanyak 40.000 outlet Pertashop beroperasi di seluruh penjuru negeri,” ucap Nicke.

Baca juga: Sri Mulyani: Bea Meterai Tidak Ditagih Per Transaksi Saham



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X