Awal Sesi, IHSG dan Rupiah Melemah

Kompas.com - 22/12/2020, 09:45 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) bergerak di zona merah pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (22/12/2020). Hal serupa juga menimpa rupiah yang melemah pada awal perdagangan di pasar spot.

IHSG dibuka langsung turun ke posisi 6.146,65 atau turun 18,97 poin (0,31 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.165,62.

Sementara pasar saham Asia pagi berada di zona merah, dengan penurunan indeks Nikkei 0,42 persen, indeks Hang Seng Hong Kong 0,3 persen, indeks Strait Times 0,3 persen, dan indeks Komposit Shanghai 0,41 persen.

Adapun Wall Street pagi ini ditutup variatif. Indeks acuan saham teknologi Nasdaq turn 0,1 persen, dan S&P 500 melemah 0,39 persen. Sedangakan Dow Jones Industrial Average menguat 0,12 persen.

Baca juga: IHSG Menguat 1 Persen, Rupiah Justru Loyo

Rupiah kembali melemah

Melansir Bloomberg, pada pukul 09.07 WIB rupiah berada pada level Rp 14.160 per dollar AS atau melemah 30 poin (0,21 persen) dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.130 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, rupiah hari ini berpotensi kembali melemah karena sentimen negatif dari eksternal, yakni kenaikan kasus Covid-19 di dunia.

“Rupiah masih berpotensi tertekan hari ini mengikuti sentimen negatif dari eksternal yaitu kekhawatiran terhadap penyebaran virus Covid-19 varian baru dari Inggris dan terus meningginya kasus Covid-19 di dunia,” kata Ariston.

Ariston mengatakan, varian baru Covid-19 ini menimbulkan pertanyaan apakah vaksin yang baru dikembangkan sekarang bisaefektif mencegah penyebaran varian baru tersebut.

Di sisi lain, peningkatan kasus Covid-19 telah mendorong beberapa negara untuk melakukan pembatasan aktivitas sehingga berpotensi melambatkan pemulihan ekonomi.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.100 per dollar AS sampai dengan Rp 14.180 per dollar AS.

Baca juga: IHSG Bakal Terus Melaju? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X