Sri Mulyani Sebut 56 Persen Surat Utang Negara Dikantongi Ibu-ibu

Kompas.com - 22/12/2020, 15:26 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020). BPMI SetpresMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membantah klaim yang mengatakan utang yang didapatkan pemerintah Indonesia sebagian besar dari luar negeri.

Bendahara Negara itu menjelaskan utang pemerintah sumber terbesarnya masih dari dalam negeri.

Bahkan, menurut dia, untuk obligasi negara yang sifatnya ritel atau bisa dibeli oleh masyarakat sebanyak 56 persen dipegang oleh ibu-ibu.

Baca juga: Lelang Surat Utang Negara, Pemerintah Kantongi Rp 25,6 Triliun

"Hari ini Hari Ibu, surat negara kita, 56 persen obligasi negara yang kita keluarkan itu dibeli oleh ibu-ibu. Lebih banyak dari laki-laki," jelas Sri Mulyani dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia yang diadakan secara virtual, Selasa (22/12/2020).

Selain itu, dia menjelaskan, sudah banyak pula generasi muda atau generasi milenial yang juga mulai berinvestasi dengan instrumen SBN ritel.

Investasi oleh milenial tersebut dilakukan baik melalui instrumen SBN ritel konvensional maupun syariah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, surat utang pemerintah juga dibeli oleh perbankan dalam negeri.

Pasalnya, jumlah tabungan masyarakat atau Dana Pihak Ketiga (DPK) yang disimpan di perbankan di masa pandemi mengalami peningkatan. Namun, jumlah kredit yang disalurkan tak sebanding.

Baca juga: Lelang 7 Surat Utang Negara, Pemerintah Kantongi Rp 32,7 Triliun

"Jadi bank ini pembeli surat berharga yang paling besar," jelas Sri Mulyani.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2020, pemerintah meraup dana sebesar Rp 24,6 triliun dari lelang tujuh surat utang negara.

Investor asing tercatat membanjiri penawaran tujuh surat utang tersebut.

Sementara, pemerintah juga mendapatkan dana segar sebesar Rp 6,14 triliun dari lelang tujuh seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara.

Raupan dana itu 22,11 persen dari total penawaran yang masuk sebesar Rp 27,76 triliun.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Bypass BIL-Mandalika Ditargetkan Rampung pada September 2021

Jalan Bypass BIL-Mandalika Ditargetkan Rampung pada September 2021

Whats New
Mengenal Bank Syariah, Fungsi, dan Perbedaan dengan Bank Konvensional

Mengenal Bank Syariah, Fungsi, dan Perbedaan dengan Bank Konvensional

Whats New
Dirut BEI: Walau Ada PPKM, Investor Lebih Tenang Menyikapinya

Dirut BEI: Walau Ada PPKM, Investor Lebih Tenang Menyikapinya

Whats New
Premi Allianz Syariah Tumbuh 17,5 Persen pada Kuartal I-2021

Premi Allianz Syariah Tumbuh 17,5 Persen pada Kuartal I-2021

Rilis
Menko Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali

Menko Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali

Whats New
Mentan SYL Pastikan Stok Komoditas Pangan Utama Hingga Akhir Tahun Aman

Mentan SYL Pastikan Stok Komoditas Pangan Utama Hingga Akhir Tahun Aman

Rilis
Berapa Dana yang Dikeluarkan Pemerintah untuk Pengecatan Pesawat Kepresidenan?

Berapa Dana yang Dikeluarkan Pemerintah untuk Pengecatan Pesawat Kepresidenan?

Whats New
PGN dan PAL Bakal Kembangkan Infrastruktur LNG

PGN dan PAL Bakal Kembangkan Infrastruktur LNG

Rilis
1.940 Agen Prudential Masuk dalam Anggota MDRT, Apa Itu?

1.940 Agen Prudential Masuk dalam Anggota MDRT, Apa Itu?

Whats New
Kredivo Umumkan Rencana Merger dan IPO, Berapa Valuasinya?

Kredivo Umumkan Rencana Merger dan IPO, Berapa Valuasinya?

Rilis
Penyaluran BPUM Tahap 2 Dipercepat, Targetkan 3 Juta Penerima di Akhir Agustus 2021

Penyaluran BPUM Tahap 2 Dipercepat, Targetkan 3 Juta Penerima di Akhir Agustus 2021

Whats New
Watsons Tebar Diskon Hingga 70 Persen, Mulai 6–12 Agustus 2021

Watsons Tebar Diskon Hingga 70 Persen, Mulai 6–12 Agustus 2021

Spend Smart
Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Whats New
Mengapa Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Kemendibud Ristek Belum Diumumkan?

Mengapa Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Kemendibud Ristek Belum Diumumkan?

Work Smart
FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X