Lutfi Jadi Mendag, Ekonom: Harus Bisa Ambil Peluang dari Perjanjian Perdagangan Bebas

Kompas.com - 23/12/2020, 05:43 WIB
Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Muhammad Lutfi ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat sebagai Menteri Perdagangan (Mendag), menggantikan Agus Suparmanto.

Ini menjadi kali kedua bagi Lutfi, setelah sebelumnya mengisi posisi Mendag pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Meski sudah berpengalaman, namun Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus mengatakan, tantangan yang dihadapi Lutfi saat ini berbeda.

Baca juga: Pengusaha: Keputusan Jokowi Tunjuk Lutfi Jadi Mendag Sudah Tepat

Hal ini mengingat Indonesia sudah banyak menandatangani perjanjian perdagangan bebas (free trade agreement/FTA) dengan berbagai negara.

Di sisi lain, masih ada FTA yang juga perlu dirampungkan dan diimplementasikan.

Beberapa perjanjian yang diselesaikan atau berlaku pada tahun ini, yakni Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Indonesia-Australia CEPA, ASEAN-Hong Kong, China Free Trade Agreement (AHKFTA), serta ASEAN-Hong Kong, China Investment Agreement (AHKIA).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dulu saat menjabat (Mendag) perdagangan internasional belum sekompleks saat ini, apalagi sekarang juga di tengah pandemi. Akhirnya dinamika dan tantangan jadi lebih berat bagi Pak Lutfi sebagai Mendag sekarang, di mana Indonesia harus semakin bisa cari peluang yang memungkinkan," ujar Ahmad kepada Kompas.com, Selasa (22/12/2020).

Ahmad mengatakan, di era perdagangan bebas saat ini, Lutfi harus mampu membawa Indonesia mendapatkan peluang di perdagangan global, sehingga tidak malah hanya menjadi pasar negara lain.

Baca juga: Kerek Investasi, Dubes Lutfi Promosi ke Investor AS

Hal itu perlu dilakukan dengan melakukan diversifikasi pasar dari yang ada saat ini.

Selain itu, mempersiapkan produk buatan dalam negeri bisa berdaya saing di pasar global.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.