Jadi Wamentan, Harvick Mengaku Baru Dihubungi Jokowi Sore Kemarin

Kompas.com - 23/12/2020, 14:16 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendampingi Presiden Joko Widodo menyambangi Kawasan Food Estate di Desa Siria-ria, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (30/10/2020). Dokumentasi Facebook Luhut Binsar PandjaitanMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendampingi Presiden Joko Widodo menyambangi Kawasan Food Estate di Desa Siria-ria, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (30/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Harvick Hasnul Qolbi menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Pelantikan pun berlangsung di Istana Negara, Rabu (23/12/2020).

Harvick yang merupakan bendahara di Pengurus Besar Nahdlatur Ulama (PBNU) itu, kini masuk ke pemerintahan yang bakal bekerja mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

"Atas berkenan Allah SWT melalui tangan Bapak Presiden dan Wakil Presiden, saya diamanahkan untuk membantu Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai Wakil Menteri Pertanian," ujar Harvick dalam konferensi pers usai pelantikan, Rabu (23/12/2020).

Harvick mengatakan, dirinya dihubungi Jokowi untuk menjadi Wamentan pada sore kemarin.

Baca juga: Pengembangan Kawasan Food Estate Kalteng, Jokowi Minta Petani Jangan Hanya Bisa Jual Gabah

Bersamaan dengan itu, ada beberapa hal krusial yang juga diamanatkan Jokowi kepada dirinya. Terutama soal ketahanan pangan ke depan di tengah pandemi Covid-19.

Sebab ketersediaan pangan saat pandemi menjadi hal yang sangat serius, mengingat ruang gerak produk-produk pertanian kemungkinan besar menjadi terganggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh sebab itu, kata Harvick, dirinya diminta untuk mendorong penyelesaian proyek yang berkaitan dengan ketahanan pangan, seperti proyek lumbung pangan atau food estate yang ada di berbagai daerah di Indonesia.

"Jadi rice estate (food estate) dan lain-lain, tepatnya program-program itu, Bapak Presiden berharap saya bisa bersinergi membantu Bapak Menteri (Pertanian)," imbuhnya.

Meski demikian, ia memastikan, bakal bertindak cepat bersama Syahrul untuk mengatasi permasalahan pangan lainnya yang terjadi di tengah pandemi.

"Selebihnya saya mungkin akan bertindak cepat dengan Bapak Menteri (Pertanian), bagaimana mengatasi masalah-masalah yang tengah terjadi di tengah pandemi di negara kita," ungkapnya.

Sebelum menjabat sebagai Bendahara PBNU, Harvick pernah menjadi ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU). Ia juga pernah menjadi Ketua Presidium MPP ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).

Di sisi lain, Harvick ternyata pernah mendaftar menjadi calon Ketua Umum Persija pada 2015 lalu. Namun ia mundur dari pencalonan dengan tak mengembalikan formulir pendaftaran, lantaran ingin fokus mengurus LPNU.

Baca juga: Luhut Jamin Proyek Food Estate Tidak Merusak Hutan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.