Jadi Mendag, Muhammad Lutfi Dapat 3 Tugas dari Jokowi

Kompas.com - 23/12/2020, 18:05 WIB
Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi, saat meninjau pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (18/9/2014). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESMenteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi, saat meninjau pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (18/9/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Muhammad Lutfi, yang baru dilantik sebagai Menteri Perdagangan, mengungkapkan ada tiga hal utama yang ditugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada dirinya.

"Pak Jokowi pesan tiga hal, yang pertama adalah menjaga daripada kestabilan harga, terutama inflasi," ujarnya di Kemendag yang ditayangkan secara virtual, Rabu (23/12/2020).

Kedua, Lutfi diminta untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin banyak yang menembus pasar ekspor. Dengan begitu kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional bisa meningkat.

"Terutama untuk pasar-pasar ekspor diperbaiki strukturnya, kalau perlu dipanggil konsultan pada balai latihan ekspor," kata dia.

Ketiga, Jokowi meminta Lutfi agar ekspor Indonesia bisa diperluas ke pasar-pasar negara non tradisonal, seperti Afrika dan Amerika Selatan. Hal itu dinilai perlu dilakukan gar terjadi diversifikasi pasar sehingga mampu menggenjot kinerja ekspor Indoonesia.

Baca juga: Pengusaha Taruh Banyak Harapan ke Mendag Lutfi

Oleh sebab itu, Lutfi diminta lebih banyak menjalin kerja sama dengan perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

"Tahun ini kami sudah tandatangan beberapa (perjanjian dagang) yang penting, tetapi kami juga melihat peluang-peluang negosiasi dengan pasar-pasar non tradisional. Jadi ini ini adalah bagian utama yang akan kita pelajari, sesuai dengan keinginan Bapak Presiden," jelas Lutfi.

Sekedar informasi, Lutfi baru saja dilantik menjadi Mendag oleh Presiden Jokowi pada hari ini, Rabu (23/12/2020) di Istana Negara.

Jabatan tersebut, sebenarnya bukan hal baru bagi Lutfi, sebab dia pernah menjadi Mendag pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan masa jabatan 14 Februari 2014-20 Oktober 2014.

Pada era SBY, Lufti juga sempat menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Duta Besar RI untuk Jepang. Kemudian, pada pemerintahan Jokowi Lutfi sempat menjabat sebagai Duta Besar RI untuk AS.

Baca juga: Pengusaha: Keputusan Jokowi Tunjuk Lutfi Jadi Mendag Sudah Tepat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Whats New
 Sukses Kembangkan Eatlah, Charina Prinandita Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Sukses Kembangkan Eatlah, Charina Prinandita Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Whats New
BI Catat Transaksi Uang Elektronik Melonjak 42 Persen, Apa Pendorongnya?

BI Catat Transaksi Uang Elektronik Melonjak 42 Persen, Apa Pendorongnya?

Whats New
IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Ada Antrean Panjang Pencairan BPUM, Ini Kata Kemenkop UKM

Ada Antrean Panjang Pencairan BPUM, Ini Kata Kemenkop UKM

Whats New
Mau Cari Tambahan THR? Coba Berburu Saham yang Tebar Dividen Ini

Mau Cari Tambahan THR? Coba Berburu Saham yang Tebar Dividen Ini

Earn Smart
Cair H-10 Lebaran, Ini Besaran THR yang Diterima PNS

Cair H-10 Lebaran, Ini Besaran THR yang Diterima PNS

Whats New
Indonesia Ekspor Cysteine ke Amerika Serikat Senilai 800.000 Dollar AS

Indonesia Ekspor Cysteine ke Amerika Serikat Senilai 800.000 Dollar AS

Whats New
Deretan Anak Muda Indonesia yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

Deretan Anak Muda Indonesia yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

Work Smart
Begini Cara Jadi Wanita Mandiri secara Finansial

Begini Cara Jadi Wanita Mandiri secara Finansial

Work Smart
[POPULER MONEY] Penjelasan Sandiaga soal Tempat Wisata Dibuka tetapi Mudik Dilarang | Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

[POPULER MONEY] Penjelasan Sandiaga soal Tempat Wisata Dibuka tetapi Mudik Dilarang | Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Whats New
Grab Masuk Emtek, Ini Rencana Pengembangan Bisnisnya

Grab Masuk Emtek, Ini Rencana Pengembangan Bisnisnya

Whats New
Kompaknya Luhut dan Sandiaga Sambut Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

Kompaknya Luhut dan Sandiaga Sambut Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

Whats New
Pimpin Perusahaan Ventura di Usia Muda, Dua Pemuda Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Pimpin Perusahaan Ventura di Usia Muda, Dua Pemuda Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Work Smart
Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X