Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rayakan Natal, Luhut: Kita Berdoa Semoga Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Kompas.com - 25/12/2020, 10:05 WIB
Rully R. Ramli,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, turut memberikan ucapan hari raya Natal 2020 kepada seluruh umat kristiani di Indonesia yang merayakan.

Melalui akun resmi Instagram-nya di @luhut.pandjaitan, dia menyebutkan, akibat pandemi Covid-19 yang sampai saat ini penyebarannya masih tinggi, perayaan Natal kali ini menjadi sangat berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Wabah ini telah banyak membawa dampak ke kehidupan manusia," katanya, dikutip Jumat (25/12/2020).

Baca juga: Luhut Berencana Bangun Kebun Herbal Seluas 500 Hektar di Danau Toba

Sejak merebak pada Maret lalu, Luhut menambah, salah satu perubahan yang paling dirasakan ialah, terbatasnya ruang temu antar sanak keluarga. Kemudian, banyak juga masyarakat yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi.

"Dan lebih parahnya lagi harus kehilangan sanak saudara kita akibat pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

Oleh karenanya, pada perayaan Natal tahun ini, Luhut mengajak pada seluruh umat Kristiani untuk merayakan dan beribadah dari rumah, sehingga penyebaran Covid-19 dapat diminimalkan.

"Kita berdoa dan memohon berkat kepada Tuhan yang maha kasih, semoga pandemi Covid segera berakhir," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Luhut juga kembali menegaskan, pemerintah akan tetap fokus merumuskan kebijakan-kebijakan yang ditujukan memutus rantai Covid-19, sekaligus memulihkan perekonomian.

"Ini penanganannya harus berdampingan," ucapnya.

Baca juga: Luhut Sambut Baik Masuknya Risma hingga Sandiaga Uno ke Kabinet

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Luhut Binsar Pandjaitan (@luhut.pandjaitan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com