Berawal dari Sahabat di SMA, Dua Wanita Ini Bangun Bisnis Hampers Beromzet Puluhan Juta

Kompas.com - 25/12/2020, 13:06 WIB
Bisnis hampers dua sahabat Instagram @ThegifthingsBisnis hampers dua sahabat

JAKARTA, KOMPAS.com – Berawal dari persahabatan saat SMA, Vindy Kusuma dan Vina Harjati memulai usaha hampers sejak akhir tahun 2017. Keinginan kuat membangun bisnis web store untuk keperluan kado dan souvenir, membuat kedua wanita ini mantap memulai bisnis toko hampers dengan nama @Thegifthings yang kini beromzet puluhan juta.

Vindy mengatakan,  @Thegifthings didasari oleh keinginan membuat bisnis untuk one stop webstore untuk keperluan kado, souvenir dan pengiriman hampers ke teman dan keluarga.

Dengan modal Rp 100 juta, hasil patungan keduanya, kini per bulan usaha hampers @Thegifthings mampu meraup omzet puluhan juta, serta mempekerjakan beberapa karyawan.

“Saat ini omzet kita puluhan juta, awalnya kita berdua memang temenan dari SMA, sering ngumpul bareng, dan suka discuss untuk buka bisnis dan seperti nya cocok jd bisa saling melengkapi,” kata Vindy saat dihubungi Kompas.com Jumat (25/12/2020).

Baca juga: Ada Pandemi Covid-19, Usaha Kue Kering Online Ini Tetap Ramai Pembeli

Kondisi pandemi diakui Vindy membuat usaha patungan tersebut mengalami pukulan. Dia bilang, pada tahun 2020 permintaan akan hampers mengalami penurunan dibandingkan dengan permintaan di tahun sebelumnya.

“Sebelumnya, 70 persen customer atau client kami adalah corporate order. Tapi di tahun 2020 ini permintaan retailnya naik, sedangkan corporate order-nya menurun drastis, karena mungkin terkena dampak dari Covid-19 dan budget cut,” kata wanita berusia 32 tahun ini.

Namun demikian, pendapatan masih terbantu dengan kenaikan permintaan dari retail sales. Permintaan retail sales inilah yang menjaga perputaran bisnis @Thegifthings tetap berjalan meski terjadi penurunan penjualan di masa pandemi Covid-19.

“Usaha kami terdampak oleh pandemi secara tidak langsung, seperti penurunan drastis dalam pesanan. Tapi selain itu, kami masih bersyukur karena kami masih menghasilkan penjualan dari retail sales kami,” ungkap dia.

Di sisi lain, Vindy dan Vina melihat peluang penjualan saat event-event besar tahunan, seperti Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, serta Lunar New Year. Selain itu, untuk mempertahankan bisnis saat pandemi, keduanya melakukan invoasi dengan menyesuaikan produk dan harga, agar lebih mudah dalam penetrasi pasar.

“Salah satu strategi untuk bertahan yang kami lakukan adalah dengan mengeluarkan koleksi berbeda dari sebelumnya, untuk menarik customer awareness, diikuti dengan full on social media ads dan e-commerce ads. Kita juga mencoba untuk menekan harga pada kisaran Rp 100.000 hingga Rp 1,5 juta tanpa mengurangi kualitas,” ujar dia.

Mengingat kondisi pandemi Covid-19 hingga kini belum usai, bisnis hampers @Thegifthings mau tidak mau berjalan melalui online store (via social media dan e-commerce) dengan memperkuat tim inti sebanyak 5 orang, serta dukungan 10 orang tim produksi untuk cookies and delivery.

Adapun produk yang saat ini laku keras, adalah paket affordable, easy to buy, dan ekonomis dengan kisaran harga Rp 100.000 sampai dengan Rp 300.000.

Baca juga: Berkat Sepatu Berbahan Ceker Ayam, Nurman Bisa Raup Omzet Rp 150 Juta



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X