Gurita Bisnis Saratoga, Perusahaan Milik Menparekraf Sandiaga Uno

Kompas.com - 27/12/2020, 11:12 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno saat serah terima jabatan di Kemenparekraf, Rabu (23/12/2020). Dok. KemenparekrafMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno saat serah terima jabatan di Kemenparekraf, Rabu (23/12/2020).

Portofolio bisnis Saratoga terbilang sangat sukses di perusahaan-perusahaan besar di berbagai sektor mulai dari telekomunikasi, infrastruktur, pertambangan, properti, logistik, consumer goods, dan kesehatan. 

Masih berdasarkan Annual Report Saratoga tahun 2019, di sektor pertambangan Saratoga menggenggam kepemilikan 15,24 persen saham Adaro, perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia.

Baca juga: Deretan 5 Orang Terkaya Indonesia Berkat Batu Bara

Bisnis Saratoga di sektor pertambangan mineral yakni melalui kepemilikan saham di PT Agra Energi Indonesia, PT Merdeka Copper Gold Tbk, Interra Resources, dan Sihayo Gold.

Gurita bisnis Saratoga juga merambah perkebunan kelapa sawit lewat kepemilikan 44,87 persen saham di PT Provident Agro Tbk sebesar dan 25 persen saham di PT Agro Maju Raya.

Di bisnis telekomunikasi, Saratoga menguasai 29,11 persen saham di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk yang merupakan salah satu perusahaan pemilik tower terbanyak di Indonesia.

Saratoga juga diketahui memiliki saham besar di perusahaan kontraktor bangunan papan atas PT Nusa Raya Cipta Tbk, lalu pembangkit listrik PT Tenaga Listrik Gorontalo, dan perusahaan pelayaran Seroja Investment.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 2 Politikus Masuk Daftar 50 Orang Terkaya Indonesia, Siapa Saja?

Di segmen consumer products, Saratoga juga membenamkan investasi di berbagai perusahaan besar antara lain distributor gas PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator), PT Deltomed Laboratories, PT FJB Lifestyle, PT Gilang Agung Persada, PT Momenta Agrikultura, dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk.

Perusahaan juga merambah sektor properti dengan kepemilikan saham di PT Bumi Hijau Asri dan PT Satria Sukses Makmur. Lalu di sektor logistik melalui PT Mulia Bosco Logistik.

Baru-baru ini, Saratoga Investama juga membeli sebagian kepemilikan saham di jaringan RS Awal Bros lewat PT Famon Awal Bros Sedaya.

Dikutip dari Kontan pada Maret 2020 lalu, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk berhasil membalikkan kondisi dari rugi menjadi laba pada tahun 2019. Kondisi ini didorong oleh peningkatan nilai investasi dan pendapatan dividen. Pada periode ini net asset value Saratoga mencapai Rp 22,85 triliun naik 44,9 persen dari Rp 15,77 triliun.

Baca juga: Profil 2 Wanita Terkaya Indonesia, Kartini Muljadi dan Arini Subianto

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.