Konsumsi Pertamax dkk Naik saat Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 27/12/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi SPBU Pertamina. (DOK. Pertamina) Ilustrasi SPBU Pertamina.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mencatat adanya kenaikan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Kenaikan tersebut tercatat hingga 6 persen dibandingkan dengan konsumsi normal harian pada November 2020, yaitu dari 7.357 KL/hari menjadi 7.797 KL/hari.

Pjs Unit Manager Communication Relations & CSR MOR II Sumbagsel, Ujang Supriadi mengatakan, konsumsi tertinggi Gasoline terjadi pada produk Pertamax Turbo yang mencatat kenaikan sebesar 28,3 persen, yaitu dari 45 KL/hari menjadi 58 KL/hari.

Lalu, disusul oleh produk Pertamax yang mencatat kenaikan sebesar 18,7 persen, yakni dari 661 KL/hari menjadi 785 KL/hari.

Sementara untuk BBM jenis Gasoil (Biosolar, Dexlite, Pertamina Dex) konsumsinya turun sebesar 1,3 persen dibandingkan konsumsi rerata normal harian November 2020, yaitu dari 4.776 KL/hari menjadi 4.714 KL/hari.

Baca juga: Arus Balik, 125.217 Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta via Tol

Untuk BBM Gasoil kenaikan tertinggi terjadi pada produk Pertamina Dex yang mencatatkan kenaikan sebesar 13,7 persen yaitu dari 33 KL/hari menjadi 37 KL/hari.

“Kenyamanan saat berkendaraan menjadi hal yang utama sehingga masyarakat lebih memilih mengonsumsi BBM Berkualitas seperti Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex,” ujar Ujang dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/12/2020).

Menurut Ujang, terjadinya penurunan konsumsi BBM jenis Gasoil terjadi seiring dengan berkurangnya operasional kendaraan bermesin diesel yang mana di Indonesia  umumnya digunakan pada bus, truk, juga untuk keperluan industri.

Sementara itu, terjadi peningkatan penggunaan kendaraan pribadi yang mengonsumsi BBM jenis Gasoline saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 ini.

Sedangkan, konsumsi LPG PSO periode 7-24 Desember 2020 mencatatkan kenaikan sebesar 2,5 persen dibandingkan konsumsi normal harian pada November 2020, yaitu dari 1.783 MT/hari menjadi 1.827 MT/hari.

Kemudian, terjadi penurunan untuk NPSO sektor Rumah Tangga sebesar 0,8 persen, yaitu dari 183,8 MT/hari menjadi 182,3 MT/hari.

“Tim Satgas akan selalu melaksanakan antisipasi secara dini sesuai ketentuan yang berlaku apabila terjadi peningkatan permintaan BBM dan LPG,” kata Ujang.

Baca juga: Cegah Kemacetan, Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Rilis
Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Rilis
IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Whats New
Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Earn Smart
Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Whats New
[POPULER MONEY] Impor Beras Setelah Serukan Benci Produk Asing | Ribuan Alumni Kartu Prakerja Jadi Wirausaha

[POPULER MONEY] Impor Beras Setelah Serukan Benci Produk Asing | Ribuan Alumni Kartu Prakerja Jadi Wirausaha

Whats New
Pertamina Targetkan Kilang Hijau Cilacap Beroperasi Desember Tahun ini

Pertamina Targetkan Kilang Hijau Cilacap Beroperasi Desember Tahun ini

Rilis
Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Khusus Kargo dari Surabaya ke Hongkong

Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Khusus Kargo dari Surabaya ke Hongkong

Rilis
Berputar-putar 1 Jam, Lion Air Surabaya-Ambon Dialihkan ke Sorong

Berputar-putar 1 Jam, Lion Air Surabaya-Ambon Dialihkan ke Sorong

Whats New
Untung Rugi Jika Perusahaan Anda Go Public di BEI

Untung Rugi Jika Perusahaan Anda Go Public di BEI

Work Smart
Selain Perusahaan Bangkrut, Ini 6 Penyebab Karyawan Terkena PHK

Selain Perusahaan Bangkrut, Ini 6 Penyebab Karyawan Terkena PHK

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X