KSPI Nilai Reshuffle Kabinet Tidak Beri Dampak Positif bagi Buruh

Kompas.com - 28/12/2020, 13:00 WIB
Presiden KSPI Said Iqbal saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait TKA dengan Komisi IX DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2017). Pramdia Arhando JuliantoPresiden KSPI Said Iqbal saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait TKA dengan Komisi IX DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memberikan dampak positif bagi para buruh atau pekerja.

"Bagi kami reshuffle kabinet yang lalu, tidak memberikan dampak positif apapun, tidak memberikan inspirasi, tidak memberikan rasa optimisme," ujar Iqbal dalam konfrensi pers secara virtual, Senin (28/12/2020).

KSPI menilai keenam menteri yang terpilih dan dilantik tersebut tidak mampu menangani tiga isu penting yakni penanganan wabah virus corona (Covid-19), tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Baca juga: Menpan RB Minta Kementerian Tiru Kearsipan Bank Indonesia

Memurut KSPI, Presiden seharusnya mengganti Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang dinilai para buruh tidak mampu menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan.

"Menaker yang menurut kami sangat jeblok dan tidak memahami dunia ketenagakerjaan, harusnya itu yang di-reshuffle. Tapi sayangnya tidak di-reshuffle ya, tanpa kepentingan apapun dari KSPI. Hanya melihat kinerja, harusnya di-reshuffle," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, pada 22 Desember 2020, Presiden Jokowi mengumumkan keenam menteri yang dipilih untuk membantu tugasnya pada periode kedua ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun 6 menteri tersebut antara lain Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kesehatan kini dijabat oleh Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Baca juga: Kementan Perkirakan Harga Beras Stabil hingga Maret 2021



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X