Ini Pekerjaan Rumah Sandiaga Uno Menurut ADB

Kompas.com - 28/12/2020, 15:30 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat memimpin rapat virtual bersama seluruh Kepala Dinas Pariwisata dari 34 provinsi di Indonesia, Sabtu (26/12/2020). dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifMenparekraf Sandiaga Uno saat memimpin rapat virtual bersama seluruh Kepala Dinas Pariwisata dari 34 provinsi di Indonesia, Sabtu (26/12/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sektor pariwisata diproyeksi masih akan mengalami hambatan dalam upaya pemulihan hingga tahun depan. Ini diakibatkan minimnya keinginan wisatawan mancanegara (wisman) untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Turis mancanegara nampaknya kita masih harus puasa tahun depan," ujar Vice President Asia Development Bank (ADB), Bambang Susantono dalam webinar Transportation Outlook, Senin (28/12/2020).

Bambang mengatakan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh International Air Transport Association (IATA), lebih dari 50 persen wisman masih belum mau melakukan perjalanan lintas negara dalam kurun waktu 6 bulan hingga 1 tahun ke depan.

Baca juga: Investor Asing Tertarik Kelola Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu

"Ini tentunya akan mempengaruhi arus dari penumpang dan tentunya akan juga mempengaruhi penerbangan," ucapnya.

Oleh karenanya, Bambang menilai, hal ini menjadi suatu masalah yang perlu ditangani oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, guna mempercepat pemulihan sektor pariwisata.

"Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru," kata dia.

Menurut Bambang, salah satu langkah konkrit yang dapat dilakukan Sandi ialah dengan menggenjot arus wisatawan dalam negeri. Pasalnya, pandemi Covid-19 telah mendorong banyak negara untuk tidak berfokus pada negara lain.

"Itu terjadi di beberapa negara, mereka look inside, ketimbang melakukan travel bubble dengan negara-negara lain," ucapnya.

Baca juga: Tesla ke Indonesia Januari 2021, Bahas Investasi Kendaraan Listrik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X