Kaleidoskop 2020: "Kesetrum" Tagihan Listrik yang Membengkak

Kompas.com - 29/12/2020, 17:40 WIB
Ilustrasi PixabyIlustrasi

Jawaban PLN tak memuaskan pelanggan

Setelah mendengar penjelasan PLN tersebut, pelanggan pun mencoba untuk mencocokan besaran konsumsi listrik dengan tagihan yang diterima.

Terdapat beberapa masyarakat pun mengaku, masih menemukan ketidaksamaan antara besaran tagihan yang diterima dengan konsumsi listrik.

Merespon hal tersebut, sejumlah pakar meminta kepada PLN untuk melakukan investigasi terhadap keluhan yang disampaikan pelanggannya.

Pasalnya, selain masih terdapat ketidakselarasan antara sejumlah tagihan dengan catatan penggunaan listrik, beberapa pelanggan mengeluhkan kenaikan tagihan yang mencapai lebih dari dua kali lipat.

Selama proses investigasi berlangsung, PLN diminta untuk tidak memutus sementara listrik pelanggan yang belum melakukan pembayaran.

Baca juga: Kelebihan Pasokan Listrik, Ini Langkah yang Dilakukan PLN

Bukan hanya itu, PLN juga didorong untuk mengaktifkan kembali listrik pelanggan yang telah diputus akibat pembengkakan.

Upaya PLN cegah kenaikan tagihan listrik

Setelah jajaran direksi menyampaikan alasan kenaikan tagihan listrik kepada berbagai pihak, manajemen PLN pun melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi hal yang sama terulang.

Langkah pertama yang dilakukan ialah, mengerahkan kembali petugas catat meter ke rumah-rumah pelanggan pascabayar.

Dengan demikian, sistem penghitungan secara rata-rata tiga bulan terakhir tidak dilakukan kembali.

Kemudian, bagi pelanggan yang rumahnya masih belum bisa dikunjungi petugas, PLN menyediakan layanan pelaporan meteran secara mandiri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X