Kompas.com - 29/12/2020, 17:47 WIB
Ilustrasi artisteerIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perayaan Natal dan tahun baru kali ini kembali dimeriahkan dengan berbagai diskon menarik yang ditawarkan melalui Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas.

Festival belanja online terbesar di Indonesia ini dirayakan setiap tahun dan diikuti oleh beragam e-commerce dan toko online tanah air.

Harbolnas diselenggarakan pada 11-12 Desember, sesuai dengan temanya yakni “12.12 Sale”.

Baca juga: Ini Alasan Orang Indonesia Tertarik Belanja Saat Harbolnas

Berbagai brand, e-commerce dan toko online pun turut memanjakan konsumen dengan beragam penawaran diskon spesial hingga 50 persen.

Akan tetapi, silaunya diskon kerap membuat orang kalap dan asyik belanja online, hingga lupa memperhitungkan ketersediaan dana untuk kebutuhan esensial lainnya.

“Memanfaatkan momen diskon ketika belanja online sah-sah saja, tapi kita harus cerdas menyikapinya. Jangan sampai belanja berlebihan tanpa memperhitungkan dana yang tersedia dan tersisa nantinya,” kata Asoka Remadja, seorang travel blogger dan influencer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain memperhitungkan kebutuhan sehari-hari, sangatlah penting untuk mengantisipasi keperluan yang sifatnya tidak terduga dan berbiaya besar seperti ketika sakit, mengalami musibah, dan sebagainya.

Namun, banyak orang yang memang menantikan momen diskon belanja online untuk mendapatkan barang-barang impian.

Baca juga: Riset Nielsen: Transaksi Harbolnas 2020 Capai Rp 11,6 Triliun

Ada beberapa tips sederhana memanfaatkan diskon akhir tahun ala Meta Lakhsmi Permata Dewi, Head of Investment Communication Development Allianz Life Indonesia, sebagai berikut:

1. Buatlah daftar barang yang paling diinginkan

Banyak orang yang berburu diskon tanpa mengetahui seperti apa barang yang diinginkan atau dibutuhkan.

Alhasil, banyak yang membeli barang secara acak, yang pada akhirnya barang tersebut pun tidak digunakan dan menumpuk di rumah.

2. Melakukan riset kecil

Pelajari diskon, ketentuan berlaku yang ditawarkan, waktu yang tepat, dan platform atau toko online mana saja yang memberikan penawaran-penawaran terbaik.

Proses hunting ini nantinya berguna untuk mendapatkan barang yang diinginkan, sekaligus tetap menjaga pengeluaran. Jangan sampai “lapar mata” dan tidak bijak ketika belanja online.

3. Manfaatkan kupon dan kode promo yang tersedia

Strategi ini bisa diandalkan untuk mengontrol bujet belanja online. Kumpulkan dahulu semua kupon belanja dan kode promo yang ada selain dari penawaran diskon yang sudah tersedia, dan sebisa mungkin gunakan untuk menambah potongan harga atau insentif.

Namun, jangan lupa untuk mempelajari syarat dan ketentuan berlakunya karena tidak semua kupon dan kode promo bisa digunakan apabila sudah ada diskon yang tersedia.

4. Selektif dan tahan godaan

Mungkin ini adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan, tetapi perlu dilatih agar tetap bisa belanja online secara efektif tanpa menyesal di kemudian hari.

Anda juga harus bisa membedakan apa yang betul-betul menjadi kebutuhan Anda, dan mana yang sekedar keinginan saja.

Setiap kali mendapatkan barang yang diinginkan, coretlah dari daftar belanja dan jangan melihat-lihat barang lainnya yang tidak dibutuhkan untuk menghindari sifat impulsif.

Baca juga: Harbolnas 12.12, Pengiriman SiCepat Ekspres Melonjak hingga 5 Juta Paket

“Hal lainnya yang sangat perlu diperhatikan ketika belanja online adalah latte factor, yakni pengeluaran-pengeluaran receh yang apabila dikumpulkan jumlahnya bisa menjadi cukup besar. Banyak orang yang tidak memperhitungkan ini, yang ujung-ujungnya menguras dompet dan menghabiskan bujet belanja,” jelas Meta.

Adapun beberapa pengeluaran yang termasuk dalam kategori latte factor seperti biaya transfer antar bank, biaya administrasi bank dan kartu kredit, biaya top-up dompet digital, ongkos kirim, dan banyak lagi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.