KILAS

Dorong Perekonomian Petani, Kementan Gulirkan Program Pembuatan Jalan Usaha Tani

Kompas.com - 29/12/2020, 17:58 WIB

Ilustrasi Jalan Usaha TaniDok. Youtube Kompas.com Ilustrasi Jalan Usaha Tani

KOMPAS.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan anggaran bantuan dari pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemi Covid-19.

Hal ini dilakukan karena pandemi berdampak pada multisektor, sedangkan pemenuhan kebutuhan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia mutlak dipenuhi.

Untuk itu, Kementan melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) menyalurkan anggaran bantuan, salah satunya dengan pengembangan jalan pertanian.

Adapun, pengembangan ini dilakukan untuk mengedepankan perputaran roda ekonomi masyarakat, terutama petani, dengan pengupayaan tenaga kerja padat karya.

Untuk program ini, Kementan menyasar beberapa kelompok tani (poktan) di Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis untuk menerima bantuan pembuatan jalan usaha tani (JUT).

Baca juga: Kementan Perkirakan Harga Beras Stabil hingga Maret 2021

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perwakilan dari Dinas Pertanian (Distan) Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya Budi Supriadi mengatakan, pembangunan JUT di wilayahnya memiliki anggaran kurang lebih 100 juta.

Alhamdulilah pengerjaan pada sampai saat ini waktu kami monitor, masih dalam pengerjaan dan hampir masuk tahap penyelesaian,” ujarnya seperti keterangan yang diterima Kompas.com, Selasa (29/12/2020).

Penyaluran bantuan JUT tersebut contohnya seperti yang diberikan kepada Poktan Gemah Ripah dan Poktan Mukti Jaya yang berada di Desa Citamba, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Poktan Gemah Ripah Sobrin mengatakan, untuk proses penerimaan bantuan, pihaknya membuat pengajuan dengan menggunakan proposal pengajuan pembenahan atau betonisasi (JUT) yang ditujukan kepada Distan Tasikmalaya.

Baca juga: Harga Beras Tak Bergejolak Jelang Akhir Tahun, Ini Penopangnya Menurut Kementan

“Ketika jalannya sudah baik, sudah bagus, tapi ada tebing yang belum tertahan, kami ajukan juga tanggul penahan tanah (TP) dan sistem drainase untuk jalur irigasi air dari sawah ke sawah lain,” lanjut Sobrin.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X