Ganjil Genap Bisa Kurangi Kemacetan di Puncak...

Kompas.com - 29/12/2020, 20:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mencari cara untuk mengatasi permasalahan yang tak kunjung usai sejak lama, yaitu kemacetan di kawasan Puncak.

Salah satu ide yang dicanangkan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) ialah penerapan sistem ganjil genap bagi kendaraan pribadi yang melintas di jalur Puncak.

"Berdasarkan simulasi atau analisis, volume kendaraan (di kawasan Puncak) akan berkurang 13 persen apabila diimplementasikan skenario ganjil genap," kata Kepala BPTJ Polana Pramesti dalam sebuah webinar, Selasa (29/12/2020).

Baca juga: Pesawat N219 Akhirnya Dapat Sertifikat, Kemenhub Langsung Memesan

Namun, untuk merealisasikan hal tersebut pemerintah disebut perlu menyediakan sarana transportasi umum guna memfasilitasi masyarakat yang tidak bisa melintas akibat adanya sistem ganjil genap.

Oleh karenanya, Kemenhub berencana melakukan pemberian subsidi trayek angkutan bus di kawasan tersebut.

Berdasarkan hasil analisis BPTJ, dengan asumsi tingkat keterisian mobil pribadi di jalur puncak sebanyak 3 orang, perlu rata-rata 72 keberangkatan bus berkapasitas 25 orang per jam penerapan ganjil genap sebagai bentuk kompensasi.

Selain itu, Polana menjelaskan, pemerintah perlu menyediakan lahan parkir yang luas, agar masyarakat dapat menitipkan kendaraan pribadinya sebelum berpindah ke kendaraan umum.

"Perlu juga fasilitas pendukung park and ride kendaraan pribadi untuk mengendapkan kendaraannya atau beralih ke kendaraan lain," ucapnya.

Dalam paparannya, perlu dukungan sejumlah kantong parkir sebagai kompensasi penerapan ganjil genap sekitar 556-629 ruang parkir atau rata-rata 593 ruang parkir per jam penerapan ganjil genap.

Baca juga: Kawasan Puncak Kerap Macet, Menhub: Tidak Bisa Diselesaikan dari Segi Transportasi Saja

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Apa Untungnya Buat RI?

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Apa Untungnya Buat RI?

Whats New
Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Spend Smart
Moncer di FIME 2022, Produk Medis Indonesia Raih Potensi Transaksi 5,7 Juta Dollar AS

Moncer di FIME 2022, Produk Medis Indonesia Raih Potensi Transaksi 5,7 Juta Dollar AS

Rilis
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 14.876 Per Dollar AS

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 14.876 Per Dollar AS

Whats New
Diminta Sediakan Tiket Pesawat dengan Harga Terjangkau, Ini Kata Citilink

Diminta Sediakan Tiket Pesawat dengan Harga Terjangkau, Ini Kata Citilink

Whats New
Kembangkan Bisnis UMKM, Peran Swasta dan BUMN Sangat Dinanti

Kembangkan Bisnis UMKM, Peran Swasta dan BUMN Sangat Dinanti

Whats New
Apa Sumber Kekuatan IKM Bertahan di Masa Pandemi dan Ancaman Resesi Global?

Apa Sumber Kekuatan IKM Bertahan di Masa Pandemi dan Ancaman Resesi Global?

Whats New
Tekan Gap Kebutuhan Gula Konsumsi, Kemenperin: Produksi Terus Digenjot

Tekan Gap Kebutuhan Gula Konsumsi, Kemenperin: Produksi Terus Digenjot

Rilis
Semester I-2022, Laba Bersih UOB Group Naik Tipis

Semester I-2022, Laba Bersih UOB Group Naik Tipis

Rilis
Bangkit Jelang Penutupan, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Bangkit Jelang Penutupan, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Whats New
Tingkatkan Produksi Blok Rokan, PHR Punya Pusat Digitalisasi DICE

Tingkatkan Produksi Blok Rokan, PHR Punya Pusat Digitalisasi DICE

Whats New
Jaga Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Maksimalkan Kinerja Operasi

Jaga Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Maksimalkan Kinerja Operasi

Whats New
Ini Alasan SRO Ajak Investor Tingkatkan Transaksi di Pasar Modal pada 9 Agustus 2022

Ini Alasan SRO Ajak Investor Tingkatkan Transaksi di Pasar Modal pada 9 Agustus 2022

Whats New
Hubungan China dan Taiwan Memanas, RI Dinilai Bisa Lakukan Penetrasi Ekspor

Hubungan China dan Taiwan Memanas, RI Dinilai Bisa Lakukan Penetrasi Ekspor

Whats New
Buruh Tembakau Surati Jokowi, Memohon Revisi Aturan Pengendalian Rokok Dihentikan

Buruh Tembakau Surati Jokowi, Memohon Revisi Aturan Pengendalian Rokok Dihentikan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.