Didorong Nataru, Pengguna Pesawat Sudah 45 Persen dari Kondisi Normal

Kompas.com - 30/12/2020, 14:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Terjadi peningkatan penumpang di 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) saat liburan Natal dan Tahun Baru 2020.

Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengatakan, peningkatan pengguna jasa angkutan udara ini sudah mencapai 45 persen dari kondisi normal. Tercatat ada sekitar 223.000 penumpang/hari yang dilayani AP I selama periode Natal dan Tahun Baru.

"Dengan kondisi sekarang di Periode Nataru, ini sudah 45 persen dari kondisi normal," kata Faik dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (30/12/2020).

Faik menuturkan, meningkatnya jumlah penumpang terjadi dua hari sebelum Natal. Pada tanggal 23-24 Desember 2020, AP I mencatat ada lebih dari 123.000 kunjungan/hari di 15 bandara.

Baca juga: Calon Penumpang Pesawat Positif Covid-19, Menhub: Bisa Refund Tiket

"Kondisi 123.000 penumpang per hari (merupakan) traffic tertinggi di AP I selama pandemi. Pergerakan penumpang sudah ada peningkatan," sebut Faik.

Kendati demikian, peningkatan penumpang ini disebut Faik tidak terlalu signifikan. Dari periode 18-29 Desember 2020, rata-rata penumpang harian hanya mencapai 102.541 per hari.

Kondisinya tidak jauh berbeda dengan hari-hari sebelum Natal dari periode 1-15 Desember 2020, yang sebesar 96.526 penumpang per hari.

Hal ini kata Faik, terjadi karena adanya peraturan baru dari pemerintah untuk memperketat protokol kesehatan, salah satunya mewajibkan test rapid antigen.

"Sebelum Nataru sudah dikeluarkan SE Satgas Covid 19 No. 3/2020 dibarengi SE Kemenhub No 22/2020 di mana ada pengetatan terkait aturan penumpang yangg menggunakan angkutan udara. AP I konsen bahwa ketentuan yang diterapkan pemerintah bisa terlaksana baik dan lancar," ungkapnya.

Adapun tiga dari 15 bandara paling ramai dan mengalami pertumbuhan secara signifikan adalah Bandara Sultan Hasanuddin Ujung Pandang, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Dari tanggal 18-29 Desember 2020, traffic di Bandara Sultan Hasanuddin mencapai 259.418 penumpang per hari, Bandara Juanda Surabaya sekitar 226.041 penumpang, dan I Gusti Ngurah Rai Denpasar sebesar 150.495 penumpang.

"Biasanya denpasar melayani traffic tertinggi, tapi memang karena tidak ada penerbangan internasional, jadi kondisinya tidak lebih baik dari Ujung Pandang dan Surabaya," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLFF Bakal Gantikan E-Toll,  Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

MLFF Bakal Gantikan E-Toll, Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

Whats New
Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Whats New
Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Spend Smart
Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Whats New
Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Whats New
Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Whats New
Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Work Smart
Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Whats New
Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari 'Middle Income Trap'

Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari "Middle Income Trap"

Whats New
Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Whats New
Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Whats New
Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Spend Smart
Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Endemi, Industri Pernikahan Kembali Menggeliat

Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Endemi, Industri Pernikahan Kembali Menggeliat

Whats New
Lazada Bagi-bagi Hadiah ke 10 Penggunanya, Ada yang Dapat Voucher 10 Juta

Lazada Bagi-bagi Hadiah ke 10 Penggunanya, Ada yang Dapat Voucher 10 Juta

Spend Smart
Ekonomi Mulai Pulih, PLN Tambah Pasokan Listrik di Kawasan Bisnis Jakarta

Ekonomi Mulai Pulih, PLN Tambah Pasokan Listrik di Kawasan Bisnis Jakarta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.