PT SMI Bukukan Komitmen Pembiayaan Rp 106,76 Triliun hingga November 2020

Kompas.com - 30/12/2020, 20:24 WIB
Ilustrasi infrastruktur THINKSTOCK/SIRISAK BAOKAEWIlustrasi infrastruktur

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) telah membukukan komitmen pembiayaan sebesar Rp 106,76 miliar dengan nilai outstanding sebesar Rp 61,94 miliar hingga November 2020.

Adapun proyek yang telah dibiayai sebesar Rp 31,98 miliar.

Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Darwin Trisna Djajawinata memproyeksikan, jumlah proyek yang akan dibiayai bertambah hingga akhir tahun 2020, lantaran dinamika pembiayaan pada akhir tahun sangat aktif.

"Jadi nanti kita lihat perkembangan di akhir tahun, rasanya angka ini akan terus bertambah," kata Darwin dalam konferensi virtual, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Luhut Soal Pembangunan Infrastruktur Logistik: Mudah Mengkritik tetapi Tidak Mudah Dilakukan

Darwin menuturkan, komposisi pembiayaan didominasi oleh kredit investasi dengan porsi mencapai 71 persen dari total komitmen. Jika dikumulasi hingga November 2020, konteks multiplier sudah mencapai 6,46 kali dari pembiayaan yang disalurkan.

Sementara jika dibandingkan dengan modal yang ditanamkan pemerintah untuk SMI, penyaluran sudah menciptakan multiplier hingga 22,6 kali dari keseluruhan nilai komitmen.

"Sektor-sektor pembiayaan pun beragam, dari proyek jalan tol, migas, jalan, air minum, dan lain-lain. Sebaran lokasi pun Alhamdulillah sudah reach out ke semua kawasan di Indonesia," sebutnya.

Capaian komitmen tersebut membuat pendapatan usaha SMI meningkat. Pada November 2020, pendapatan usaha mencapai Rp 5,2 triliun dengan laba bersih di atas Rp 1,93 triliun.

"Laba bersih meningkat dibanding tahun sebelumnya. Laba bersih periode 2019 akhir ada (di kisaran) Rp 1,7 triliun, di bulan November 2020 mencapai Rp 1,93 triliun. Artinya kita terus tumbuh dari sisi laba bersih," sebutnya.

Dari sisi aset, pihaknya memperkirakan aset bisa tembus lebih dari Rp 100 triliun, dari yang sebelumnya hanya Rp 75 triliun di akhir tahun 2019. Sementara ekuitas tumbuh dari Rp 36 triliun menjadi Rp 37 triliun (year to date/ytd) pada November 2020.

Adapun pada 2021 mendatang, outstanding pembiayaan diproyeksi tumbuh sebesar 42 persen, dari yang sebelumnya Rp 73,99 triliun menjadi Rp 105,12 triliun.

"Pertumbuhan ini berada di atas kisaran pertumbuhan kredit yang diproyeksi Bank Indonesia, OJK, dan LPS, berturut-turut sebesar 9-11 persen, 5-6 persen, dan 8,24 persen," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Rilis
Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Whats New
Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Whats New
BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

Whats New
Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Earn Smart
Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Whats New
Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Whats New
Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Rilis
Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Whats New
Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Whats New
 Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Spend Smart
Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Whats New
Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Whats New
Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.