BI Rilis Aturan Baru Devisa Hasil Ekspor, Berlaku 1 Januari 2021

Kompas.com - 31/12/2020, 11:34 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Indonesia (BI).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) merilis aturan baru mengenai Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan Devisa Pembayaran Impor (DPI).

Aturan baru itu disempurnakan dengan diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia No. 22/21/PBI/2020 tentang Perubahan Atas Peraturan BI No.21/14/PBI/2019.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, perubahan diperlukan mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia yang belum sepenuhnya mengalami pemulihan dari Covid-19.

"Sekaligus untuk memberikan kemudahan bagi eksportir dan bank untuk melaksanakan kewajiban DHE, serta untuk memberikan waktu pembelajaran yang lebih panjang bagi importir dalam pelaporan DPI," kata Erwin dalam siaran pers, Kamis (31/12/2020).

Baca juga: AS Naikkan Tarif Impor Wine hingga Suku Cadang Pesawat Asal Uni Eropa

Erwin menuturkan, PBI ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2021. Dengan aturan baru, sanksi administratif kepada importir yang semula berlaku 1 Januari 2021 diubah menjadi penangguhan atas pelayanan impor. Penangguhan mulai berlaku pada 1 Januari 2022.

Selisih kurang nilai DHE dengan nilai ekspor yang diperbolehkan dengan selisih paling banyak ekuivalen Rp 50 juta, atau tidak lebih dari 2,5 persen nilai ekspor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, bank dapat melakukan pengkreditan penerimaan DHE pada rekening eksportir jika Financial Transaction Messaging System (FTMS) untuk seluruh penerimaan DHE melalui transaksi Telegraphic Transfer (TT) telah dilengkapi informasi Ekspor.

"Pengaturan lainnya dalam PBI No. 21/14/PBI/2019 tentang Devisa Hasil Ekspor dan Devisa Pembayaran Impor yang tidak diubah oleh PBI ini dinyatakan tetap berlaku," pungkas Erwin.

Baca juga: Indonesia-UNICEF Teken Kerjasama Senilai Rp 2 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.