Tips Mengembangkan Karier pada 2021

Kompas.com - 31/12/2020, 17:18 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Meski pandemi virus corona (Covid-19) bisa belum berakhir pada 2021, namun hal itu jangan menyurutkan semangat untuk tetap mengembangkan karier.

Rata-rata pekerja dianjurkan untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan diberikan tambahan waktu ekstra bekerja hingga 24 jam per minggu.

Ada beberapa keuntungan bekerja dari rumah yaitu tidak ada perjalanan, busa mengenakan pakaian yang kasual, dan jadwal yang fleksibel.

Tetapi ada juga beberapa kelemahan bekerja dari rumah. Mulai dari gangguan berlimpah hingga bisa membuat kesepian.

Baca juga: Pemulihan Pariwisata ala Sandiaga, Tarik Wisatawan Domestik Pakai Big Data

Dikutip dari CNN, ada beberapa tips yang mungkin bisa membuat karier Anda moncer pada 2021. Berikut tipsnya::

1. Dorong diri untuk bekerja profesional

Jika saat ini Anda memilih karir dalam pola bertahan namun ingin meningkatkannya, langkah-langkah berikut dapat membantu memulainya:

a. Mintalah masukan rutin

Mintalah umpan balik (feedback) dari manajer Anda untuk mengidentifikasi apa yang perlu dikembangkan agar bisa membenahi pekerjaan Anda.

b. Perluas jaringan

Anda masih dapat memperluas jaringan tanpa harus bertemu orang secara langsung. Cari acara jaringan virtual, bisa memanfaatkan koneksi LinkedIn, dan acara jaringan lokal dan profesional lainnya untuk menjalin hubungan baru.

Baca juga: Mentan Yakin Pasokan Beras Aman pada 2021

2. Pererat hubungan dengan bos

Disarankan untuk bisa berkomunikasi terus dengan atasan atau pimpinan, demi untuk mendorong karir Anda. Karena bekerja dari jarak jauh bisa semakin membebani hubungan pekerja dan pimpinan Anda. Caranya:

a. Pahami gaya kerja pimpinan Anda

Beberapa pimpinan terkadang menyukai banyak komunikasi, sementara yang lain lebih memilih pendekatan lepas tangan. Para ahli merekomendasikan untuk mencari tahu bagaimana manajer Anda lebih suka bekerja dan beradaptasi.

b. Tentukan ekspetasi

Jika Anda tidak tahu apa yang diinginkan atasan Anda, akan sulit untuk memenuhi ekspektasi. Di awal proyek, pastikan Anda memiliki tujuan dan tenggat waktu yang jelas.

Memang di masa pandemi, pekerjaan yang dibebankan semakin berat namun tidak ada salahnya Anda mencoba meminta kenaikan gaji.

Jika telah meluangkan waktu ekstra, meningkatkan hasil dan berhasil menjadi pemimpin tim, jangan biarkan pandemi menghentikan untuk meminta apa yang pantas Anda dapatkan, seperti kenaikan gaji.

Akan tetapi, mesti ketahui dulu situasi keuangan perusahaan tempat Anda bekerja sebelum mengajukan permintaan. Jika terjadi banyak PHK dan tekanan keuangan, maka mungkin pertimbangkan untuk meminta kenaikan gaji.

Baca juga: Mundur, Peleburan Kelas BPJS Kesehatan Dimulai Tahun 2022



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Produsen Baja Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Produsen Baja Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Ini Kode Bank BCA dan Bank Swasta Lain untuk Keperluan Transfer

Ini Kode Bank BCA dan Bank Swasta Lain untuk Keperluan Transfer

Work Smart
Pertamina Impor Elpiji dari Perusahaan Migas UEA

Pertamina Impor Elpiji dari Perusahaan Migas UEA

Whats New
Harga Saham Tesla Merosot, Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

Harga Saham Tesla Merosot, Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

Whats New
Mau Ubah Gaya Hidup Jadi 'Less is More'? Begini Cara Memulainya

Mau Ubah Gaya Hidup Jadi "Less is More"? Begini Cara Memulainya

Earn Smart
[POPULER MONEY]  Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian | Penumpang Wings Air Buka Jendela Darurat

[POPULER MONEY] Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian | Penumpang Wings Air Buka Jendela Darurat

Whats New
Harga Emas Turun, Saatnya Beli?

Harga Emas Turun, Saatnya Beli?

Earn Smart
Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari 'Ghosting' | Seni Merayakan 'Ghosting' | Dampak 'Sidebarring' dengan Pasangan

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari "Ghosting" | Seni Merayakan "Ghosting" | Dampak "Sidebarring" dengan Pasangan

Whats New
Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Whats New
Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Whats New
Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Whats New
Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Work Smart
Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X