PSBB Bayangi IHSG di Awal Tahun 2021, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 04/01/2021, 08:10 WIB
Pengunjung menaiki wahana di Dufan, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (29/10/2020). Liburan panjang dimanfaatkan warga untuk berwisata ke tempat wisata pantai tersebut, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 22.000 pada pukul 15.00. Kuota pengunjung dibatasi 25 persen dari kapasitas maksimal atau 25.000 orang pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi ini. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengunjung menaiki wahana di Dufan, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (29/10/2020). Liburan panjang dimanfaatkan warga untuk berwisata ke tempat wisata pantai tersebut, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 22.000 pada pukul 15.00. Kuota pengunjung dibatasi 25 persen dari kapasitas maksimal atau 25.000 orang pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengawali Tahun Baru, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah pada Senin (4/12/2021). Sebelumnya, pada perdagangan hari terakhir di tahun 2020, IHSG ditutup turun 0,95 persen ke posisi 5.979,07.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, rencana Pemprov DKI memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berpotensi mendorong pergerakan IHSG ke zona merah.

“IHSG berpeluang konsolidasi melemah. Rencana Pemprov DKI Jakarta memberlakukan PSBB di Jakarta menimbulkan kecemasan pelaku pasar. Sentimen negatif ini bahkan sebelumnya menyebabkan pasar terkoreksi di dua hari terakhir perdagangan saham di Desember 2020,” kata Hans.

Baca juga: Tutup Perdagangan Saham, Menko Airlangga Optimistis Bursa akan Terus Membaik

Di sisi lain, sentimen positif penadatangan paket stimulus fiskal Amerika Serikat dan kesepakatan Brexit yang masih jauh dari sempurna mulai diabaikan pasar. Hal ini membuat pasar saham kekurangan sentimen positif.

Sentimen negatif juga muncul dari tingginya kasus Covid-19, baik di dalam maupun di luar negeri. Varian baru virus korona di Inggris menyebabkan penerapan kembali pembatasan pergerakan, menekan permintaan jangka pendek dan membebani harga.

Lonjakan virus itu menyebabkan tindakan penguncian di seluruh negera, dan menghambat upaya pemulihan ekonomi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak melemah pada level supportl 5.962 sampai dengan 5.853 dan resistance pada level 6.055 sampai dengan 6.143.

Simak rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini:

1. Anugerah Investama

BBCA area akumulasi di level 33.100 – 34.100, TP 35-400 – 36.500, cut loss bila turun di level 32.600.
ICBP area akumulasi di level 9.275 – 9.575, TP 9.950 – 10.200, cut loss bila turun di level 9.000.
KIJA.JK area akumulasi di level 204 – 216, TP 225 – 244, cut loss bila turun di level 200.

2. Artha Sekuritas
BSDE rekomendasi buy 1.200 – 1.240, TP 1.320 – 1.360, Stop Loss 1.180.
PTPP rekomendasi buy 1820 – 1.860, TP 1.950 – 2.000, Stop Loss 1.800.
DMAS rekomendasi buy 246 - 252, TP 260 - 270, Stop Loss 242.

3. BinaArtha Sekuritas
ACES rekomendasi buy pada area 1.705 – 1.715, TP 1.735 – 1.980, support 1.705 – 1.680.
APLN rekomendasi buy pada area 182 - 188, TP 195 - 228, support 182 - 178.
BBCA rekomendasi buy pada area 33.200 – 33.900, TP 34.900 – 39.050, support 33.200 – 32.175.

Baca juga: Sepanjang 2020, Sektor Properti Menyumbang Pelemahan Terbesar ke IHSG



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X