Wika Gedung Targetkan Perolehan Kontrak Sebesar Rp 15,52 Triliun Pada 2021

Kompas.com - 04/01/2021, 18:41 WIB
Hunian modular yang dikembangkan Wika Gedung Kompas.com / Dani PrabowoHunian modular yang dikembangkan Wika Gedung

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp 15,52 triliun sepanjang tahun 2021, naik 6,27 persen dari target tahun 2020 sebesar Rp 14,61 triliun.

Target kontrak tersebut terdiri dari kontrak baru sebesar Rp 4,22 triliun, yang meningkat 22,63 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 3,44 triliun.

Selain itu, anak perusahaan PT Wijaya Karya Tbk itu juga menargetkan kontrak carry over tahun 2020 sebesar Rp 11,3 triliun.

Baca juga: Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Direktur Utama Wika Gedung Nariman Prasetyo, menjelaskan, komposisi perolehan kontrak baru 2021 direncanakan berasal dari pemerintah 44 persen, BUMN atau BUMD 19 persen, dan swasta 37 persen.

“Dari komposisi tersebut, menunjukkan bahwa WEGE fokus pada proyek-proyek yang memiliki pendanaan yang kuat, jelas dan independent,” kata Nariman dalam keterangan tertulis, Senin (4/1/2021).

Sementara target penjualan (termasuk penjualan Joint Operation/JO) 2021 sebesar Rp 3,84 triliun naik 44,26 persen dari target revisi 2020 Rp 2,66 triliun, dengan target laba bersih mencapai Rp 231,67 miliar atau 67,26 persen naik dari target revisi laba bersih 2020 Rp 138,51 miliar.

Lebih lanjut, Nariman menyebut, untuk pengembangan bisnis di tahun 2021, perusahaan menggelontorkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp 301,07 miliar, yang diperuntukkan untuk Investasi fixed asset dan pengembangan usaha pada bisnis konsesi.

Baca juga: Kemenkop UKM: Semua Sektor UMKM Terguncang Akibat Covid-19

“WEGE Optimis target perusahaan 2021 dapat tercapai karena perusahaan memiliki pasar yang jelas dan independen dengan dukungan fundamental perusahaan yang sehat,” tuturnya.

Selain itu, kelangsungan bisnis perusahaan di tahun 2021 diproyeksi tetap dapat berjalan dengan baik karena masih adanya proyek-proyek carry over sebesar Rp 11,30 triliun yang dapat dikerjakan tahun ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Whats New
Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

Rilis
10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

Spend Smart
Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Whats New
Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

Rilis
Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Whats New
Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Whats New
Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Rilis
Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Rilis
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

Rilis
Jakarta Dinobatkan Kota Paling Terdampak Bahaya Lingkungan, Ini Saran Susi Pudjiastuti

Jakarta Dinobatkan Kota Paling Terdampak Bahaya Lingkungan, Ini Saran Susi Pudjiastuti

Whats New
Realisasikan Janji Presiden Jokowi, Kementan Salurkan Bantuan Hand Tractor ke Sumba Tengah

Realisasikan Janji Presiden Jokowi, Kementan Salurkan Bantuan Hand Tractor ke Sumba Tengah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X