UMKM dan Milenial Bisa Dapat Modal Usaha lewat "Securities Crowdfunding"

Kompas.com - 04/01/2021, 18:42 WIB
Ilustrasi UMKM shutterstock.comIlustrasi UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan produk penawaran efek melalui layanan urun dana berbasis teknologi atau lebih dikenal dengan Securities Crowdfunding (SCF).

Peluncuran dilakukan pada pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia tahun 2021 Senin ini, (4/1/2021). Ketentuannya diatur dalam POJK Nomor 57/POJK.04 Tahun 2020.

"Hari ini OJK secara resmi meluncurkan produk penawaran efek melalui layanan urun dana berbasis teknologi," tulis OJK dalam keterangan resminya, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Investasi Lewat "Equity Crowd Funding", Apa Itu?

Nantinya melalui skema SCF, Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) sudah bisa mendapat modal usaha dari masyarakat.

Pendanaan yang komprehensif ini mampu membuat UMKM naik kelas dan akhirnya melantai di bursa. Pada 2021 mendatang, diproyeksi sudah ada 500 UMKM yang siap melakukan penawaran.

Selain UMKM, generasi muda yang tengah mengembangkan usaha namun belum mendapat akses produk keuangan bank (unbankable) juga bisa mengakses pendanaan ini.

"Hadirnya SCF berperan untuk meningkatkan pendalaman pasar modal di masyarakat sebagai alternatif sumber pendanaan yang cepat, mudah, dan murah bagi kalangan generasi muda dan UKM yang belum bankable untuk mengembangkan usahanya," ungkapnya.

Baca juga: Dorong Penyerapan Produk UMKM, Kemendag Gandeng Hotel dan Perbankan

Tak hanya itu, OJK juga sudah menetapkan Aludi (Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia) sebagai asosiasi yang menjaga ekosistem industri layanan urun dana tersebut.

"Tujuan hadirnya asosiasi ini untuk menciptakan iklim layanan urun dana yang sehat dengan merumuskan code of conduct dan melakukan pengawasan terhadap anggotanya," ungkap OJK.

Adapun saat ini, sudah ada 23 calon penyelenggara yang siap membantu UMKM dalam mendapatkan sumber pendanaan.

OJK juga menargetkan investornya berasal dari kalangan milenial dengan gaya investasi yang mudah dan murah. Tercatat hingga kini, sudah ada 317.687 anggota yang mendaftar. Pada 2021, anggota diproyeksi meningkat jadi 500.000 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X