TELE Sebut Kreditur Setujui Usulan Perdamaian dalam Proses PKPU

Kompas.com - 04/01/2021, 21:09 WIB
Ilustrasi pengadilan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengadilan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) menyebut para krediturnya telah menyetujui usulan perdamaian yang diajukan perusahaan terkait dengan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang saat ini sedang berproses di pengadilan.

Persetujuan tersebut berdasarkan hasil voting terhadap proposal perdamaian yang diajukan TELE dan telah diputuskan dalam rapat kreditur yang diselenggarakan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (4/1/2021).

Corporate Secretary TELE Semuel Kurniawan mengatakan, para kreditur yang terdiri dari perbankan, pemegang obligasi, hingga kreditur utang dagang telah sepakat terhadap proposal perdamaian.

Baca juga: Pengembang Meikarta Resmi Masuk PKPU

"Para kreditur yang hadir dalam pertemuan hari ini telah melakukan voting dan total suara yang setuju dengan proposal perdamaian tersebut mencapai 100 persen," ujar Semuel dalam keterangan resmi, Senin (4/1/2021).

TELE sebelumnya secara resmi telah mengajukan skema perdamaian dengan para keditur terdaftar. Selain itu, menawarkan proposal pembayaran kewajiban kepada para kreditur agar usaha perseroan tetap dapat berjalan normal.

Dengan adanya persetujuan perdamaian ini, kata Semuel, TELE dapat fokus untuk melanjutkan kegiatan usahanya di bidang telekomunikasi seperti sediakala. Sehingga diyakini dapat memberikan keuntungan kepada para kreditur dan pemegang saham.

Optimisme itu didorong dengan bisnis TELE yang mendapat dukungan penuh dari Telkomsel.

Di sisi lain, TELE memiliki jaringan bisnis yang sudah in-place sehingga ke depannya dapat digunakan untuk mengkapitalisasi pertumbuhan telekomunikasi digital di Indonesia.

Baca juga: OJK Tegaskan Tak Pernah Setujui PKPU Asuransi Jiwa Kresna

TELE sebelumnya ditetapkan berada dalam status PKPU Sementara oleh Pengadilan Niaga PN Jakarta Pusat pada 3 Juli 2020 lalu. Perseroan dimohonkan PKPU oleh krediturnya yakni PT Rancang Bangun Pundinusa dengan nomor perkara 147/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst.

Berdasarkan, keterbukaan informasi TELE pada 3 September 2020 di BEI, nilai transaksi utang piutang dengan dengan PT Rancang Bangun mencapai Rp 28,63 miliar. Transaksi ini untuk biaya pelaksanaan pengadaan pembelian dan penyerahan aplikasi bernama Teleshop Enhancements Pack.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tol Layang Japek Ganti Nama, Ingat Lagi Nama Jalan Jokowi di Abu Dhabi

Tol Layang Japek Ganti Nama, Ingat Lagi Nama Jalan Jokowi di Abu Dhabi

Whats New
Bandara Pekon Serai Resmi Berubah Nama Jadi Muhammad Taufik Kiemas

Bandara Pekon Serai Resmi Berubah Nama Jadi Muhammad Taufik Kiemas

Whats New
Menhub: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Indonesia

Menhub: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Modal dan Syarat Buka Indomaret | Seleksi CPNS 2021 Dibuka Mei

[POPULER MONEY] Modal dan Syarat Buka Indomaret | Seleksi CPNS 2021 Dibuka Mei

Whats New
Gempa Malang, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Elpiji Aman

Gempa Malang, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Elpiji Aman

Whats New
Investor Terbesar Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dirikan Kantor Pusat di Indonesia

Investor Terbesar Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dirikan Kantor Pusat di Indonesia

Whats New
Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

Rilis
Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Whats New
Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

Rilis
Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Whats New
Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Whats New
GeNose Tersedia di Bandara Ngurah Rai, Tarif Rp 40.000

GeNose Tersedia di Bandara Ngurah Rai, Tarif Rp 40.000

Whats New
1.275.387 Formasi ASN 2021 Resmi Dibuka, Ini Rinciannya

1.275.387 Formasi ASN 2021 Resmi Dibuka, Ini Rinciannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X