Harga Kedelai Mahal, Ini Strategi Kementan Genjot Produksi Lokal

Kompas.com - 05/01/2021, 10:05 WIB
Seorang pekerja di pabrik tempe di Gang Nabar, Jalan Pintu Air, Kelurahan Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor mengeringkan kedelai setelah dimasak. Melonjaknya harga kedelai membuat pengrajin tempe menjerit. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang pekerja di pabrik tempe di Gang Nabar, Jalan Pintu Air, Kelurahan Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor mengeringkan kedelai setelah dimasak. Melonjaknya harga kedelai membuat pengrajin tempe menjerit.

Selain itu, membangun kemitraan hilirisasi dan pasar industri tahu-tempe dengan petani di Jawa Tengah seluas 15.000 hektar, Jawa Barat 15.000 hektar, Jawa Timur 15.000 hektar, Nusa Tenggara Barat 4.000 hektar.

"Ini dengan dukungan KUR (kredit usaha rakyat) dan akses kepada offtaker," kata Suwandi.

Menurut Suwandi, hal yang juga penting adalah bekerja sama dengan Badan Litbang Pertanian untuk meningkatkan produktivitas panen kedelai.

Saat ini rata-rata produktivitas kedelai mencapai 1,5 ton per hektar, sehingga harus ditingkatkan menjadi 2 ton per hektar melalui riset benih unggul dan teknologi budidaya.

"Perlu juga pengendalian impor melalui kebijakan dari non lartas menjadi lartas dan mewajibkan setiap importir kedelai bermitra dengan petani sekaligus menyerap produksi kedelai lokal dengan harga yang ditetapkan," pungkasnya.

Baca juga: Kedelai Impor Jadi Kegaduhan Nasional, Mentan: Ini Pelajaran untuk Kita Semua

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.