Diisukan Berencana Merger, Gojek dan Tokopedia Kompak Bungkam

Kompas.com - 05/01/2021, 12:18 WIB
Ilustrasi GoJek. Dok TelkomselIlustrasi GoJek.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu perusahaan e-commerce Indonesia, Tokopedia, dikabarkan tengah melakukan pembahasan untuk merger dengan salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi on demand, Gojek.

Berdasarkan sumber dari Bloomberg yang mengetahui rencana ini, Gojek dan Tokopedia telah menandatangani lembar persyaratan terperinci untuk melakukan due diligence atas bisnis masing-masing.

Namun, ketika ditanyakan mengenai rencana merger ini, Tokopedia enggan memberikan tanggapan.

Baca juga: Gojek dan Tokopedia Dikabarkan Berencana Merger

"Kami tidak dapat memberikan komentar terhadap rumor dan spekulasi di pasar," ujar salah satu perwakilan Tokopedia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/1/2021).

Senada, pihak Gojek pun mengatakan pihaknya tidak berkomentar terkait rumor tersebut.

"Kami tidak dapat memberikan komentar terhadap rumor dan spekaluasi di pasar," ujar Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita.

Perlu diketahui juga, dalam rencana aksi korporasi tersebut, bakal menciptakan raksasa teknologi di Indonesia dengan nilai mencapai lebih dari 18 miliar dollar AS atau sekitar Rp 250,2 triliun (kurs Rp 13.900).

Cakupan bisnis perusahaan hasil merger tersebut nantinya bakal mencakup layanan pasar antar, transportasi, jasa pembayaran, hingga belanja online.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X