Pelajaran dari Bill Gates: Menabunglah seperti Orang yang Pesimistis, tetapi Berinvestasi secara Optimistis

Kompas.com - 05/01/2021, 12:36 WIB
Pendiri Microsoft Bill Gates berbicara dalam ajang reinvented toilet expo di Beijing, China, Selasa (6/11/2018). AFP/NICOLAS ASFOURIPendiri Microsoft Bill Gates berbicara dalam ajang reinvented toilet expo di Beijing, China, Selasa (6/11/2018).

NEW YORK, KOMPAS.com - Tak bisa dimungkiri bahwa Bill Gates adalah seorang yang genius. Pendiri Microsoft tersebut memutuskan untuk drop out dari bangku kuliah pada umur 19 tahun lantaran dirinya percaya komputer seharusnya bisa dimiliki setiap orang.

Seseorang akan mengorbankan banyak hal terhadap sesuatu hanya bila orang tersebut memiliki rasa percaya terhadap kemampuan yang Anda miliki. Hal itulah yang dirasakan oleh Bill Gates kala itu.

Namun demikian, Bill Gates tak bisa dikatakan tidak berhati-hati dalam menetapkan langkah. Sebab, sejak awal dirinya mendirikan Microsoft, dia bersikeras untuk selalu memiliki uang tunai di bank untuk menjaga perusahaan agar tetap hidup dalam 12 bulan ke depan tanpa ada pemasukan sama sekali.

Baca juga: 2 Politikus Masuk Daftar 50 Orang Terkaya Indonesia, Siapa Saja?

"Saya selalu berhati-hati, sampai pada titik di mana kami tidak akan merekrut terlalu banyak orang," ujar Gates dalam sebuah interview pada tahun 2017, seperti dilansir CNBC, Selasa (5/1/2021).

"Saya selalu khawatir karena orang bekerja untuk saya lebih tua dan sudah memiliki anak, dan saya selalu berpikir, bagaimana bila kami tidak dibayar? Bagaimana bila gaji kami tidak cair?" ujar dia.

Bila Anda mengamati dengan baik, Anda akan melihat optimisme dan pesimisme bersisian satu sama lain di setiap figur orang maupun karier yang sukses.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski keduanya terlihat sangat berseberangan, mereka bisa bekerja dengan baik secara bersamaan untuk menjaga segala sesuatu tetap seimbang.

Gates memahami Anda hanya bisa menjadi optimistis dalam jangka panjang bila Anda cukup pesimistis untuk bertahan hidup dalam jangka pendek.

Cara terbaik untuk seseorang menerapkan hal itu adalah dengan menabung seperti seseorang yang pesimistis, tetapi berinvestasi seperti seseorang yang sangat optimistis.

Setiap tahun, setiap orang bakal menghadapi keajaiban yang baik maupun buruk. Bahkan, hal itu bisa saja terjadi setiap bulan dalam satu tahun.

Banyak hal yang bisa jadi merupakan keajaiban buru, sehingga bisa menyebabkan Anda membutuhkan dana darurat di setiap kesempatan.

Baca juga: Lagi, Bill Gates Donasi Rp 980 Miliar untuk Vaksin Covid-19

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.