MCAS Sebut Tak Ada Kerja Sama Endorsement dengan Raffi Ahmad dan Ari Lasso untuk Nabung Saham

Kompas.com - 05/01/2021, 18:51 WIB
Raffi Ahmad berbincang dengan Deddy Corbuzier YouTube Deddy CorbuzierRaffi Ahmad berbincang dengan Deddy Corbuzier

JAKARTA, KOMPAS.com - PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) membantah adanya kerja sama bisnis dengan Raffi Ahmad dan Ari Lasso.

Hal ini disampaikan perseroan setelah dua artis ibu kota tersebut pamer investasi saham MCAS di Instagram.

Direktur & Corporate Secretary MCAS Rachel Stephanie mengatakan, apa yang dilakukan dua artis tersebut merupakan keputusan personal dan tidak memiliki hubungan bisnis dengan perseroan.

Baca juga: Pamer Nabung Saham, Raffi Ahmad dan Ari Lasso Bakal Dipanggil BEI

"Perseroan tidak melakukan endorsement dengan kedua public figure tersebut untuk merekomendasikan saham perseroan dan perseoan tidak memiliki hubungan bisnis dengan kedua public figure tersebut," kata Rachel dalam siaran pers, Selasa (5/1/2021).

Pernyataan tersebut disampaikan perseroan dalam upaya menanggapi surat PT Bursa Efek Indonesia (IDX) S-00038/BEI.PP2/01-2021, tertanggal 5 Januari 2021 mengenai Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa.

Sebelumnya, dalam sebuah postingan Instagram, Raffi Ahmad mengaku pertama kali menginvestasikan tabungannya di saham.

Selang tiga minggu investasi, tabungannya sudah naik 20 persen menuju 30 persen.

Sementara Ari Lasso, yang mulai berinvestasi saham sejak tahun 2009 juga pamer dengan hasil investasi sahamnya di salah satu perusahaan yang menjadi andalannya, yakni MCAS.

Baca juga: Kala Raffi Ahmad dan Ari Lasso Pamer Cuan Usai Nabung Saham

Melansir RTI, saham MCAS ditutup menguat 8,3 persen pada penutupan perdagangan di level 4.550.

Adapun jumlah transaksi tercatat sebesar Rp 21,18 miliar dengan volume 4,6 juta saham.

Dalam sepekan harga saham MCAS melesat 21,3 persen, sementara dalam 6 bulan, harga saham MCAS naik 234,5 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Whats New
Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Whats New
Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Whats New
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X