Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 1.226,8 Triliun Selama 2020, Melonjak 180 Persen

Kompas.com - 06/01/2021, 17:33 WIB
Ilustrasi utang ShutterstockIlustrasi utang

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan telah merealisasikan pembiayaan utang sebesar Rp 1.226,8 triliun sepanjang tahun 2020.

Jumlah tersebut meningkat 180,4 persen bila dibandingkan dengan realisasi yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 437,5 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan realisasi penarikan utang baru tersebut juga sedikit lebih besar bila dibandingkan target yang ditetapkan dalam APBN 2020 yang sebesar Rp 1.220,5 triliun.

Baca juga: Lelang Surat Utang Awal Tahun, Pemerintah Kantongi Rp 41 Triliun

"Untuk pembiayaan utang mencapai Rp 1.226,8 triliun, ini mencapai 100,5 persennya dari target sesuai Perpres 72/2020," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Rabu (6/1/2021).

Secara lebih rinci, Sri Mulyani menjelaskan, pembiayaan utang tersebut terdiri atas penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) netto sebesar Rp 1.177,2 triliun.

Angka tersebut meroket 163,8 persen dari realisasi tahun lalu yang mencapai Rp 446,3 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara bila dibandingkan dengan target yang ditetapkan dalam Perpres 72 tahun 2020 yang sebesar Rp 1.173,7 triliun, angka tersebut setara dengan 100,3 persen.

Sementara pembiayaan yang berupa pinjaman hanya Rp 49,7 triliun atau minus 667 persen dari periode 2019.

Baca juga: Garuda Dapat Keringanan Pembayaran Utang dari AP I, AP II, dan Pertamina

Untuk pembiayaan investasi selama 2020 terealisasi sebesar Rp 104,7 triliun, dari target pemerintah dalam Perpres 72 yang sebesar Rp 257,1 triliun.

Pembiayaan investasi ini diberikan pemerintah ke sejumlah BUMN maupun BLU akibat pandemi Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.