Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebelum Nabung Saham, Simak Dulu Keuntungan dan Risikonya di Sini

Kompas.com - 06/01/2021, 19:34 WIB
Fika Nurul Ulya,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

Dengan menabung saham, Anda berperan sebagai ownership.

Artinya, Anda menjadi bagian dari kepemilikan perusahaan sesuai saham yang dimiliki.

Anda pun punya hak untuk mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Risiko

Supaya tidak kaget dan mencak-mencak, Anda perlu memahami risiko berinvestasi di instrumen saham.

Biasanya risiko terdiri dari capital loss, tidak likuid, dan delisting.

Baca juga: Endorse Raffi Ahmad atas Saham MCAS yang Berujung Teguran BEI

Capital loss adalah kebalikan dari capital gain. Karena harga saham berfluktuasi dan berubah-ubah setiap hari, bukan tidak mungkin Anda mengalami hal ini.

Capital loss adalah kerugian yang dialami para investor saat harga sahamnya jatuh dalam dibanding ketika dia membeli saham tersebut.

Misalnya, Anda membeli saham emiten A seharga Rp 1.500 per lembar saham.

Namun beberapa lama kemudian, harga saham tersebut jatuh Rp 1.000 per lembar saham sehingga Anda mengalami kerugian Rp 500 tiap lembarnya.

Risiko lainnya yang membayangi investasi saham adalah saham-saham tidak likuid.

Baca juga: IHSG Masih Andalkan Distribusi Vaksin Covid-19, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham-saham ini biasanya tidak populer, kurang diminati investor, dan hanya sedikit yang beredar sehingga Anda sulit untuk menjualnya kembali.

Kemudian kemungkinan lain yang terjadi adalah delisting.

Delisting merupakan penghapusan pencatatan saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Biasanya, perusahaan harus mengurus beberapa hal agar bisa listing kembali di bursa.

"Delisting dapat disebabkan oleh permintaan sendiri ataupun karena keberlangsungan perusahaan terganggu," papar OJK.

Dengan memperhatikan keuntungan dan risiko di atas, apakah Anda mulai tertarik berinvestasi di saham?

Bila masih tertarik, pastikan juga perusahaan sekuritas yang Anda pilih telah berizin di OJK.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com