Kontrak Subsidi Meningkat, Jumlah KA Perintis Tahun Ini Bertambah

Kompas.com - 07/01/2021, 07:03 WIB
Kereta Light Rail Transit (LRT) Palembang, yang kini telah beroperasi penuh untuk digunakan sebagai fasilitas umum, Rabu (17/10/2018). KOMPAS.com/ Aji YK PutraKereta Light Rail Transit (LRT) Palembang, yang kini telah beroperasi penuh untuk digunakan sebagai fasilitas umum, Rabu (17/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meningkatkan alokasi anggaran subsidi dan lintas angkutan kereta api (KA) perintis pada tahun 2021.

Pada tahun ini, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian mengalokasikan subsidi sebesar Rp 211,7 miliar untuk KA perintis yang akan dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Angka tersebut meningkat 33 persen dari tahun lalu, dengan alokasi sebesar Rp 159 miliar.

Seiring dengan peningkatan anggaran itu, jumlah KA perintis tahun ini juga bertambah menjadi 7, dari tahun 2020 sebanyak 5 KA perintis.

Baca juga: Singapura dan Malaysia Resmi Hentikan Proyek Kereta Cepat

“Kami terus konsisten memberikan subsidi dan menugaskan PT KAI agar terlaksana dengan baik,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (7/1/2021).

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Perkeratapian, Zulfikri, menyebutkan, 2 perintis baru yaitu KA Amir Hamzah dan Datuk Belambangan, yang beroperasi di Provinsi Sumatera Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut 7 KA perintis yang akan beroperasi tahun ini, beserta nilai kontrak subsidinya :

1. KA Perintis Cut Meutia dengan lintas pelayanan Kuta Blang-Krueng Geukeuh sepanjang 21 Km dengan nila kontrak sebesar Rp 18,8 miliar.

2. KA Perintis Amir Hamzah dengan lintas pelayanan Binjai – Besitang sepanjang 78,5 Km dengan nilai kontrak sebesar Rp 23,1 miliar.

3. KA Perintis Datuk Belambangan dengan lintas pelayanan Tebing Tinggi – Pelabuhan Kuala Tanjung sepanjang 40 Km dengan nilai kontrak sebesar Rp 10,6 miliar.

4. KA Perintis Lembah Anai dengan lintas pelayanan Bandara Internasional Minangkabau – Kayu Tanam sepanjang 38 Km dengan nilai kontrak sebesar Rp 13,2 miliar.

Baca juga: Cerita Jonan Kala Ditawari Jadi Dirut KAI: Bukan Hanya Kaget, Jantung Hampir Berhenti

5. KA Perintis Minangkabau Ekspres dengan lintas pelayanan Pulau Aie - Bandara Internasional Minangkabau sepanjang 25,5 Km dengan nilai kontrak sebesar Rp 23,6 miliar.

6. KA Perintis LRT Sumatera Selatan dengan lintas pelayanan Bandara – DJKA sepanjang 23 Km dengan nilai kontrak sebesar Rp 114,06 miliar.

7. KA Perintis Bathara Kresna dengan lintas pelayanan Purwosari – Wonogiri sepanjang 37 Km dengan nilai kontrak sebesar Rp 8,1 miliar.

“Saya menyambut baik hal ini, karena hasil pembangunan yang telah dilakukan manfaatnya segera dapat dinikmati oleh masyarakat,” ucap Zulfikri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.