Integrasikan Pelabuhan Patimban dan Tanjung Priok, Menhub: Kita Bisa Kalahkan Singapura

Kompas.com - 07/01/2021, 14:35 WIB
Uji coba operasional Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/12/2020) Dokumentasi KemenhubUji coba operasional Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/12/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah fokus mengembangkan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Pelabuhan yang telah diresmikan pada Desember lalu itu ditargetkan mampu menjadi pelabuhan berstandar internasional.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan, seluruh pembangunan Pelabuhan Patimban dapat rampung pada 2027. Pelabuhan yang digadang-gadang jadi terbesar di Indonesia itu akan memiliki kapasitas sebesar 7,5 juta TEUs.

Budi mengklaim, nantinya apabila Pelabuhan Patimban dan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, disinergikan, maka kapasitasnya dapat mengalahkan dua pelabuhan paling sibuk di dunia, yakni Pelabuhan Shanghai dan Pelabuhan Singapura.

Baca juga: Kata Luhut, Ini Sederet Manfaat Pelabuhan Patimban

"Ke depan Patimban ini bisa jadi pelabuhan internasional yang mampu melayani peti kemas 7,5 juta TEUs. Saya yakin bahwa apabila itu terjadi, dan kita mensinergikannya dengan Tanjung Priok maka kita bisa menyamai, bahkan mengalahkan Shanghai dan Singapura," tuturnya dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (7/1/2021).

Lebih lanjut, mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu, menyebutkan, satu kelebihan yang dimiliki oleh Pelabuhan Patimban ialah, lokasinya yang berdekatan dengan kawasan industri Jawa Barat, sehingga mampu menjadi penghubung dengan aktifitas perdagangan nasional maupun internasional.

"Dengan kata lain, Patimban sebagai work connecting port," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Pelabuhan Patimban diproyeksi menjadi pelengkap fungsi Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka.

"Diharapkan bisa stimulir arus barang jasa dan logistik dari kawasan aglomerasi industri Rebana, mulai dari Cirebon, Patimban dan juga kawasan industri di sekitarnya," ucap Budi.

Sebagai informasi, pembangunan Pelabuhan Patimban dilaksanakan dalam 3 tahap. Tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan akan dapat melayani 3.75 juta TEUs peti kemas.

Tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5.5 Juta TEUs dan pada tahap ketiga akan meningkat kembali hingga 7 juta TEUs.

Baca juga: Kemenhub Resmi Umumkan Konsorsium CT Corp sebagai Pemenang Pengelola Patimban



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.