Akankah IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 11/01/2021, 08:09 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan kenaikannnya pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/1/2021). Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melonjak 1,45 persen pada level 6.153,63

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan mengatakan, rencana pelaksanaan vaksinasi di Indonesia akan menjadi katalis positif bagi pasar. Selain itu aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mulai diberlakukan hari ini, mendorong optimisme pemulihan pasar dari sentimen Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Pelaksaan vaksin di Indonesia, bila terjadi sesuai jadwal masih akan menjadi katalis positif kenaikan IHSG dalam sepekan ke depan. Sementara itu, PPKM yang hanya dilaksanakan terbatas di beberapa Kota/Kabupaten saja menyebabkan pasar cepat pulih dari sentimen PSBB diperketat kali ini,” kata Hans melalui pesan singkat.

Baca juga: Akhir Pekan, IHSG Naik Tembus 6.257,83

Seiring naiknya kasus Covid 19 di Indonesia, Pemerintah terpaksa mengambil kebijakan Pelaksanaan (PPKM melalui instruksi Menteri Dalam Negeri No. 1 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Pulau Jawa dan Bali mulai 11 - 25 Januari 2021.

Pembatasan kegiatan masyarakat berfokus pada beberapa sektor, yaitu tempat kerja atau perkantoran, kegiatan belajar mengajar, restoran atau tempat makan, mall atau pusat perbelanjaan dan tempat ibadah.

Untuk sektor essensial dan kegiatan konstruksi diizinkan tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Pembatasan ini jauh lebih longgar di bandingkan PSBB ketat pertama kali di Bulan Maret. Pembatasan juga tidak dilakukan di semua wilayah Kota/Kabupaten di Jawa dan Bali, namun hanya dilaksanakan terbatas di beberapa Kota/Kabupaten saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara sentimen eksternal yang membayangi pergerakan pasar adalah, kabar yang menyebutkan dua suntikan vaksin produksi Moderna cukup untuk perlindungan jangka panjang terhadap infeksi virus SARS CoV-2 alias virus corona baru penyebab wabah Covid-19.

Sementara itu, vaksin CoronaVac yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech China menyatakan efektif 78 persen dalam uji coba tahap akhir di Brasil. Meskipun, Vaksin CoronaVac memiliki tingkat keefektifan di bawah Pfizer dan BioNTech, vaksin ini lebih mudah untuk didistribusikan dan dapat disimpan pada suhu lemari es normal.

Sentimen juga muncul dari kenaikan kasus Covid-19 yang mendorong banyak negara melakukan lockdown secara ketat. Negara Eropa yang melakukan kebijakan ini antara lain Jerman, Italia, dan Spanyol. Sementara di kawasan Asia, Jepang sudah melakukan penguncian sebagian dan rencananya akan disusul oleh Korea Selatan.

Baca juga: IHSG dalam Sepekan, Menguat 4,6 Persen dan Sentuh Level Psikologis 6.257,83

Di sisi lain, kenaikan harga miyak yang signifikan beberapa hari terakhir juga menjadi sentimen penggerak pasar. Hal ini terjadi pasca keputusan Arab yang memangkas produksinya sebanyak 1 juta barrel per hari mulai Februari hingga Maret. Hal ini lebih dari cukup untuk mengkonter kenaikan produksi yang dilakukan Rusia dan Kazakhstan sebanyak 75.000 barrel per hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.