Kompas.com - 11/01/2021, 09:36 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

Tingkat imbal obligasi AS yang masih tenor 10 tahun tutup di kisaran 1,12 persen, Yield obligasi AS tenor 10 tahun tutup di kisaran 1,12 persen, dimana sebelumnya di 1,08 persen.

“Sentimen ini mungkin menjadi pendorong utama penekan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS hari ini,” jelas dia.

Ariston juga mengatakan, kenaikan yield ini kemungkinan karena indikasi pemulihan ekonomi AS. Apalagi sebelumnya, Bank Sentral AS dalam notula rapatnya Kamis pekan lalu menyampaikan pandangan yang lebih optimis terkait pemulihan ekonomi AS ini.

Ariston memproyeksikan hari ini rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 13.950 per dollar AS sampai dengan Rp 14.100 per dorllar AS.

Baca juga: Rupiah Diproyeksi Melemah Terbatas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.