Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Erick Thohir Kirim Doa untuk Penumpang dan Awak Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Kompas.com - 11/01/2021, 10:14 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan rasa duka citanya atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182.

Pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak itu hilang kontak tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (9/1/2020) lalu.

“Turut berduka atas hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182,” tulis mantan bos Inter Milan itu di akun Instagram resminya, @erickthohir yang dikutip Kompas.com, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Turun Rp 2.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg

Erick pun tak lupa mendoakan para penumpang dan awak pesawat yang menjadi korban insiden tersebut.

“Teriring doa untuk seluruh penumpang dan awak pesawat. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” lanjutnya.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 jurusan Jakarta-Pontianak dilaporkan menghilang usai lepas landas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Sabtu (9/1/2021) siang.

Hilangnya kontak dari pilot pesawat tersebut pada ketinggian sekitar 10.000 kaki dari permukaan laut.

Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, dalam pesawat SJ-182 mengangkut 62 orang, terdiri 50 penumpang dewasa, 7 anak -anak dan 3 bayi dan ditambah 12 kru.

Baca juga: 10 Provinsi di Indonesia dengan Upah Minimum Tertinggi 2021

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berkat Transformasi Bisnis, PLN Jadi Perusahaan Utilitas Terbaik Versi Fortune 500 Asia Tenggara

Berkat Transformasi Bisnis, PLN Jadi Perusahaan Utilitas Terbaik Versi Fortune 500 Asia Tenggara

Whats New
Sistem Imigrasi Alami Gangguan, Penerbangan Garuda Indonesia Terdampak

Sistem Imigrasi Alami Gangguan, Penerbangan Garuda Indonesia Terdampak

Whats New
Dorong Ekspor Nonmigas, Mendag Lepas 8 Kontainer Baja Lapis Tata Metal ke 3 Negara

Dorong Ekspor Nonmigas, Mendag Lepas 8 Kontainer Baja Lapis Tata Metal ke 3 Negara

Whats New
Perputaran Uang Ajang MotoGP dan ARRC 2024 Ditargetkan Capai Rp 4 Triliun

Perputaran Uang Ajang MotoGP dan ARRC 2024 Ditargetkan Capai Rp 4 Triliun

Whats New
China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

Whats New
Investor Beralih ke Dollar AS, Harga Bitcoin Terperosok

Investor Beralih ke Dollar AS, Harga Bitcoin Terperosok

Whats New
Kejar Target Tutup Atap Akhir 2024, Adhi Karya Kebut Pembangunan Struktur LRT City Cibubur

Kejar Target Tutup Atap Akhir 2024, Adhi Karya Kebut Pembangunan Struktur LRT City Cibubur

Whats New
Cara Memblokir ATM yang Hilang Online dari HP Tanpa Harus ke Bank

Cara Memblokir ATM yang Hilang Online dari HP Tanpa Harus ke Bank

Spend Smart
Harga Emas Terbaru 22 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 22 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Sabtu 22 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Sabtu 22 Juni 2024

Spend Smart
KB Bank Luncurkan Kartu Debit KBstar untuk Kemudahan dan Fleksibilitas Nasabah

KB Bank Luncurkan Kartu Debit KBstar untuk Kemudahan dan Fleksibilitas Nasabah

BrandzView
Penjualan Kendaraan Lesu, Adira Finance Genjot Pembiayaan Multiguna

Penjualan Kendaraan Lesu, Adira Finance Genjot Pembiayaan Multiguna

Whats New
Harga Bahan Pokok Sabtu 22 Juni 2024: Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Jagung Tk Peternak

Harga Bahan Pokok Sabtu 22 Juni 2024: Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Jagung Tk Peternak

Whats New
Empat Tantangan Energi di Indonesia, dari Aksesibilitas hingga Keberlanjutan

Empat Tantangan Energi di Indonesia, dari Aksesibilitas hingga Keberlanjutan

Whats New
BEI Ubah 4 Poin dalam Aturan Papan Pemantauan Khusus

BEI Ubah 4 Poin dalam Aturan Papan Pemantauan Khusus

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com