IHSG Dibayangi Profit Taking, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 12/01/2021, 07:51 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak melemah pada Selasa (12/1/2021). Kemarin, IHSG ditutup menguat 2 persen pada 6.382,93

Analis Artha Sekuritas Dennis Christopher mengatakan, secara teknikal pergerakan indeks memasuki area overbought, sehingga berpeluang mengalami pelemahan.

“IHSG diprediksi melemah, secara teknikal pergerakan saat ini memasuki area overbought sehingga ada potensi mengalami koreksi ataupun profit taking jangka pendek,” kata Dennis dalam rekomendasinya, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Melesat 2 Persen, IHSG Telah Kembali seperti Sebelum Pandemi Covid-19

Dennis mengatakan, investor perlu mewaspadai akan kenaikan kasus Covid-19 yang mencapai 9.000 kasus baru per hari. Selain itu Investor juga masih menanti beberapa data ekonomi yang akan dirilis.

Dennis memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada level support 6.312 sampai dengan 6.243 dan resistance pada level 6.416 sampai dengan 6.451.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area positif. Sementara itu, Stochastic maupun RSI telah berada di area overbought.

“Terlihat pola three advancing soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ungkap Nafan.

Berikut rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini:

1. Panin Sekuritas
BBNI rekomendasi buy and hold >6.350, TP 6.700 - 7.000.
BJBR trading dalam area support pada 1.640 dan resistance pada 1.800.
SOCI buy on breakout 308, TP 332, stop loss <250.

2. BinaArtha Sekuritas
ACES rekomendasi buy 1.735 – 1.760, TP 1.780 – 1.980, support 1.735 – 1.705.
AKRA rekomendasi buy 3.350 – 3.370, TP 3.440 – 3.770, support 3.110.
BSDE rekomendasi buy 1.210 – 1.220, TP 1.250 – 1.525, support 1.200 – 1.155.

3. Artha Sekuritas
BBRI rekomendasi buy pada area 4.550 – 4.600, TP 4.700 – 4.800, stop loss 4.500.
PTPP rekomendasi buy pada area 2.020 – 2.050, TP 2.150 – 2.200, stop loss 2.000.
MNCN rekomendasi buy pada area 1.180 – 1.220, TP 1.300 – 1.350, support 1.160.

Baca juga: Lagi, Bos BCA Jual 50.000 Lembar Saham Senilai Rp 1,75 Miliar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Mudik, Kemenhub Bakal Terbitkan Surat Edaran

Larangan Mudik, Kemenhub Bakal Terbitkan Surat Edaran

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Ketika Orangtua Terlalu Membandingkan Prestasi Akademik Antar-anak | 'Strict Parents', Jangankan Pacaran, Izin Main Saja Susah

[KURASI KOMPASIANA] Ketika Orangtua Terlalu Membandingkan Prestasi Akademik Antar-anak | "Strict Parents", Jangankan Pacaran, Izin Main Saja Susah

Rilis
Mengenal Arti Leasing dan Bedanya dengan Kredit

Mengenal Arti Leasing dan Bedanya dengan Kredit

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sedarah tapi Saling Cemburu | Pandangan Keliru tentang Anak Sulung | Puncak Sibling Rivalry Ada pada Pembagian Harta Warisan

[KURASI KOMPASIANA] Sedarah tapi Saling Cemburu | Pandangan Keliru tentang Anak Sulung | Puncak Sibling Rivalry Ada pada Pembagian Harta Warisan

Rilis
Menhub Ingin Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Menhub Ingin Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Rilis
Update 10 Sekolah Ikatan Dinas Favorit: STIS dan STAN Banjir Peminat

Update 10 Sekolah Ikatan Dinas Favorit: STIS dan STAN Banjir Peminat

Whats New
Pemerintah Minta Pekerja Swasta Tidak Mudik Lebaran

Pemerintah Minta Pekerja Swasta Tidak Mudik Lebaran

Whats New
Deposito Nasabah Bank Mega Syariah Rp 20 Miliar Raib, Ini Kronologinya

Deposito Nasabah Bank Mega Syariah Rp 20 Miliar Raib, Ini Kronologinya

Whats New
Simak Proyeksi IHSG Pekan Depan

Simak Proyeksi IHSG Pekan Depan

Earn Smart
Ada Relokasi VMS, Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Ada Relokasi VMS, Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Whats New
Tutup Bisnis Perbankan Ritel, Ini Nasib Nasabah dan Karyawan Citigroup

Tutup Bisnis Perbankan Ritel, Ini Nasib Nasabah dan Karyawan Citigroup

Whats New
Formasi CPNS 2021 Ini Bisa Diikuti Pelamar Usia 40 Tahun

Formasi CPNS 2021 Ini Bisa Diikuti Pelamar Usia 40 Tahun

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Bikin Risol Mayo, Bisa untuk Camilan Buka Puasa, Loh! | Resep Pastel Tutup Klasik, Lezat dan Bergizi!

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Bikin Risol Mayo, Bisa untuk Camilan Buka Puasa, Loh! | Resep Pastel Tutup Klasik, Lezat dan Bergizi!

Rilis
Menhub Terus Upayakan Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Menhub Terus Upayakan Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Whats New
Petani di Jawa Timur Rasakan Banyak Manfaat dari Kartu Tani

Petani di Jawa Timur Rasakan Banyak Manfaat dari Kartu Tani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X