Pasokan Kedelai Dinilai Aman Meski Harga Naik

Kompas.com - 12/01/2021, 16:47 WIB
Perajin tahu tempe di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga kacang kedelai impor di pasaran saat ini. Mereka pun terpaksa memperkecil ukuran produksi agar tidak merugi. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPerajin tahu tempe di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga kacang kedelai impor di pasaran saat ini. Mereka pun terpaksa memperkecil ukuran produksi agar tidak merugi.

Selain itu, China juga membutuhkan banyak kedelai untuk mendukung program peningkatan populasi babi sebanyak 130 juta ekor.

Kedua, kondisi pasokan kedelai global yang turun. Saat ini, hanya Amerika yang sedang panen kedelai dan memiliki cadangan yang cukup untuk diekspor, namun musim panas yang terlalu kering dan bencana angin topan mengakibatkan produksi kedelai lebih rendah dari yang diprediksikan.

"Di sisi lain, persediaan kedelai di Brasil dan Argentina menipis sehingga harus memenuhi kebutuhan domestik," jelas Ibnu.

Baca juga: Mendag Proyeksi Kenaikan Harga Kedelai Terus Naik hingga Mei 2021

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan menyatakan, terjadi lonjakan permintaan kedelai dari China kepada AS pada Desember 2020 lalu sebanyak 30 juta ton dari biasanya 15 juta ton.

Hal ini mengakibatkan berkurangnya kontainer di beberapa pelabuhan AS, seperti di Los Angeles, Long Beach, dan Savannah sehingga terjadi hambatan pasokan terhadap negara-negara importir kedelai, termasuk Indonesia.

Sebagai gambaran, sejak November 2013 hingga Februari 2020 harga kedelai hanya Rp 7.500 per kilogram. Itu berarti selama 7 tahun harganya stabil.

Gejolak harga mulai terjadi saat pandemi Covid-19 di Maret 2020, ketika China memborong kedelai AS dan terjadi gangguan pengiriman kapal karena kebijakan lockdown.

Akibatnya, stok atau pasokan kedelai di pasaran terbatas.

Baca juga: Mendag: Lonjakan Harga Kedelai Saat Ini Tertinggi dalam 6 Tahun Terakhir

Apalagi harga kedelai di Bursa Chicago biasanya 9 dollar AS oer gantang menjadi 13 dollar AS per gantang (1 ton=36 gantang).

Dampaknya, harga kedelai di Indonesia pun merangsek dari Rp 8.000-an per kilogram ke Rp 9.000-an per kilogram pada saat ini.

Ketua Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta Sutaryo menambahkan, selain saat ini, gejolak harga kedelai impor telah terjadi berulang di 2008 dan 2013.

Pada 2008, harga kedelai dari RP 3.300 per kilogram jadi Rp 6.000 per kilogram. 

Masalahnya sama, soal tidak adanya ketahanan pangan. Di sisi lain, pasar dunia mementingkan pergerakan dari pasokan dan permintaan.

"Jadi Amerika senang kedelainya diborong oleh China. Kebutuhan kedelai China sekitar 90 juta ton per tahun, sedangkan Indonesia 2,6 juta ton setahun,” ujar Sutaryo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

Rilis
Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Whats New
Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Whats New
Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Whats New
Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Whats New
Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Whats New
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

Rilis
Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Whats New
BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

Whats New
Simak Lagi Beda Nasib PPPK dan CPNS Usai Lulus Seleksi ASN 2021

Simak Lagi Beda Nasib PPPK dan CPNS Usai Lulus Seleksi ASN 2021

Whats New
Ternyata Ini Cara Petugas Mengetahui Kendaraan Pemudik atau Bukan

Ternyata Ini Cara Petugas Mengetahui Kendaraan Pemudik atau Bukan

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kiat Atasi Mabuk Perjalanan | Cara Memilih Hotel untuk Liburan | Selagi Muda Perbanyaklah Traveling

[KURASI KOMPASIANA] Kiat Atasi Mabuk Perjalanan | Cara Memilih Hotel untuk Liburan | Selagi Muda Perbanyaklah Traveling

Rilis
WN China Masuk Indonesia untuk Mengerjakan Proyek Strategis

WN China Masuk Indonesia untuk Mengerjakan Proyek Strategis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X