Nyaris Auto Reject, INAF dan KAEF Anjlok 6,81 Persen

Kompas.com - 13/01/2021, 19:04 WIB
Ilustrasi pergerakan saham PixabayIlustrasi pergerakan saham

Sebelumnya, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan pelemahan saham KAEF dan INAF yang terjadi pasca penyuntikan pertama vaksin Covid-19 hari ini, terdorong oleh sentimen sell by news.

Sell by news yang dimaksud adalah, mayoritas proyeksi pelaku pasar untuk menjual saham tertentu berdasarkan spekulasi atau rumor, sehingga membuat harga sahamnya jatuh.

“Hari ini terkoreksi ya, saya rasa pasar sell by news, karena selama ini yang dinantikan pasar itu kan proses vaksinnya. Kalau kita lihat di global, market sudah terkoreksi dan sudah dua hari, dan kemarin market mulai bicara valuasi yang muai mahal dan pergerakan pasar global-pun agak flat,” kata Hans.

Baca juga: Menguat Sejak Awal Pekan, Berikut Analisis Teknikal Saham BRIS dan BEKS

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X