Kedatangan Menlu China, Mulai Dari Hiking hingga MoU Bisnis

Kompas.com - 14/01/2021, 11:24 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan salam covid dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Parapat, Sumatera, Selasa (12/1/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan salam covid dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Parapat, Sumatera, Selasa (12/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri China Wang Yi seperti berkunjung ke Indonesia selama 2 hari, mulai 12-13 Januari 2021.

Kunjungannya tersebut menurut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan merupakan rangkaian safari Wang Yi usai dari Myanmar.

Menlu Wang Yi pada hari pertama kedatangan ke Indonesia, langsung menuju ke Tanah Toba, daerah kelahiran Luhut di Sumatera Utara. Di sana, Wang Yi disambut dan Luhut telah mempersiapkan sederet agenda menjamu tamu yang dianggapnya sahabat lama tersebut.

Baca juga: Indonesia Minta China Buka Akses Pasar Porang hingga Nanas

Selain rangkaian safari, ada alasan yang membuat Menlu China ini akhirnya mau berkunjung ke Indonesia meski masih dalam kondisi pandemi.

Luhut Kerap Bujuk Wang Yi

Luhut mengungkapkan, tiap kali dirinya melakukan tugas negara ke China, selalu membujuk agar Pemerintah China tertarik untuk berkunjung ke Indonesia, terutama ke Sumatera Utara. 

Di sana nanti, Luhut menjanjikan akan mendampingi Pemerintah China untuk melihat potensi wisata di Sumut. Apalagi kata Luhut, tanah kelahirannya itu masuk dalam 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

"Beberapa kali dalam lawatan saya ke Tiongkok, saya memang kerap menyampaikan undangan dan ajakan agar beliau berkunjung ke tanah kelahiran saya untuk melihat berkat Tuhan YME berupa Danau Kawah yang terbesar sekaligus tertua di dunia, dan hanya ada di Indonesia ini," ujarnya mengutip dari akun Facebook, Rabu (13/1/2021).

Adanya kehadiran Wang Yi bersama dengan delegasinya selama dua hari di Indonesia, Luhut pun menepati janji mengajak mereka menikmati keindahan panorama di Toba, sebelum menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta.

"Karena saya mengetahui bahwa Bapak Wang Yi punya hobi hiking dan memang sudah lama punya rencana untuk melihat potensi pariwisata di sini, hari ini saya secara khusus mendampingi beliau bersama delegasinya untuk menikmati panorama perbukitan di Kaldera dan mengunjungi beberapa tempat bersejarah yang ada di sekitar Danau Toba," sambung Luhut.

Kesepakatan Perjanjian Investasi

Pada 12 Januari 2021, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah China menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama (MoU) terkait proyek kerja sama “Two Countries Twin Park” di Parapat, Sumatera Utara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Naskah Soal CPNS dan PPPK Telah Siap, Menteri PANRB Jamin Kerahasiaan Datanya

Naskah Soal CPNS dan PPPK Telah Siap, Menteri PANRB Jamin Kerahasiaan Datanya

Whats New
Pendiri Start Up Jaringan Bengkel Mobil Asal Indonesia Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Pendiri Start Up Jaringan Bengkel Mobil Asal Indonesia Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Whats New
Dukung UMKM ke Pasar Global, KGX Luncurkan Layanan Export Delivery Service

Dukung UMKM ke Pasar Global, KGX Luncurkan Layanan Export Delivery Service

Whats New
Tertarik Asuransi Unit Link? Pahami Dulu Manfaat dan Kerugiannya

Tertarik Asuransi Unit Link? Pahami Dulu Manfaat dan Kerugiannya

Spend Smart
Pendapatan Turun, Multi Bintang Tetap Bagi Dividen Rp 475 Per Saham

Pendapatan Turun, Multi Bintang Tetap Bagi Dividen Rp 475 Per Saham

Whats New
Pertamina Rosneft Mulai Desain Rinci Kilang Tuban

Pertamina Rosneft Mulai Desain Rinci Kilang Tuban

Whats New
Dalam Sepekan, Dogecoin Sudah Menguat 600 Persen

Dalam Sepekan, Dogecoin Sudah Menguat 600 Persen

Whats New
Selain Suku Bunga Rendah, Ini Jurus BI Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Selain Suku Bunga Rendah, Ini Jurus BI Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
Bogasari Ditunjuk Jadi Industri Percontohan Kawasan Tangguh Jaya

Bogasari Ditunjuk Jadi Industri Percontohan Kawasan Tangguh Jaya

Whats New
Pemerintah Siapkan 5 Prioritas Program Energi Terbarukan Hingga 2024

Pemerintah Siapkan 5 Prioritas Program Energi Terbarukan Hingga 2024

Whats New
Pasar Mitra Tani Berikan Gratis Ongkir untuk Masyarakat

Pasar Mitra Tani Berikan Gratis Ongkir untuk Masyarakat

Rilis
[TREN TRAVEL KOMPASIANA] Pesona Kawah Ijen | Kiat dan Trik Mendaki Gunung Talamau | Jalan Kaki Menikmati Alam Sentul

[TREN TRAVEL KOMPASIANA] Pesona Kawah Ijen | Kiat dan Trik Mendaki Gunung Talamau | Jalan Kaki Menikmati Alam Sentul

Rilis
Gubernur BI: Alhamdulillah, Suku Bunga Dasar Kredit Sekarang Sudah Single Digit...

Gubernur BI: Alhamdulillah, Suku Bunga Dasar Kredit Sekarang Sudah Single Digit...

Whats New
Berdamai dengan KPPU Australia, Garuda Bayar Denda Rp 241 Miliar

Berdamai dengan KPPU Australia, Garuda Bayar Denda Rp 241 Miliar

Whats New
Kemenkop Minta UMKM Ekspor Rempah dalam Bentuk Bumbu hingga Jamu

Kemenkop Minta UMKM Ekspor Rempah dalam Bentuk Bumbu hingga Jamu

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X