Ingin Membuka Bisnis Franchise? Perhatikan 6 Hal Ini

Kompas.com - 14/01/2021, 15:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -Salah satu memulai usaha adalah dengan melakukan franchice alias waralaba.

Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) Susanty Widjaya mengatakan, membuka bisnis franchise tergolong cukup mudah dan sederhana ketimbang membuka usaha yang dimulai dari nol.

Salah satu bagian bisnis lisensi ini biasanya sudah mempunyai konsep marketing yang terbukti dan teruji. Sehingga dalam proses pengelolaannya tinggal mengikuti aturan yang diberikan oleh pihak pemberi waralaba (pewaralaba) alias franchisor. Apalagi, didukung dengan adanya pelatihan awal maupun pelatihan yang berkesinambungan.

"Jadi cukup mudah dan simpel. Sudah ada SOP yang diberikan, bukan habis dibeli dan dibayar langsung main tinggal saja," ujar Susanty yang juga Ketua Pengembangan Resto Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Intip Cara Waralaba Ayam Goreng Taiwan Bertahan di Tengah Pandemi

Meski demikian, dia mengingatkan bahwa dalam menjalankan bisnis waralaba ini tetap dibutuhkan perhatian yang ekstra.  Karena ketika konsep bisnis tidak dijalankan dengan konsisten dan tidak sesuai dengan SOP, maka hasilnya pun tidak akan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Wanita yang dinobatkan sebagai The Most Inspiring Franchise Leader oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) ini pun membeberkan beberapa hal yang harus diperhatikan saat terjun ke bisnis waralaba.

1.  Harus diiringi dengan passion.

Menurut Susanty, saat seseorang melakukan sesuatu tidak berdasarkan passion, maka yang bersangkutan bisa edngan mudah merasa bosan.

"Jadi ketika mereka sudah memiliki passion di bidang yang diminatinya akan terasa berbeda ketika enggak punya passion," ucapnya.

2. Pemilihan brand atau merek.

Susanty menyarankan untuk memilih merek waralaba yang benar-benar sudah teruji dan bukan hanya booming sesaat saja.

"Ini harus garis bawahi bahwa Franchise adalah konsep marketing yang sudah terbukti hasilnya, kalau yang masih baru atau yang sedang trending sesaat, itu bukan franchise tapi lisensi. Dipastikan juga brand atau merek yang kita jual, Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sudah didaftarkan," jelasnya.

3. Perhatikan modal atau total investasi yang diperlukan dan yang dimiliki.

Baca juga: Geliat Bisnis Tanaman Hias, Omzet Bisa Rp 40 Juta Sebulan

4. Perhatikan outlet percontohan atau yang sering disebut sebagai pilot outlet.

Peminat waralaba disarankan untuk melihat terlebih dahulu outlet percontohan. Dengan demikian calon pembeli waralaba bisa memiliki gambaran apakah bisnis tersebut menguntungkan atau tidak.

"Minimal 2 outlet yang sudah terbukti menguntungkan dan minimal sudah 5 tahun berdirinya atau bukanya," katanya.

5. Lihat pendukung atau paket yang diberikan dari franchisor kepada franchiseenya

6. Pemilihan lokasi.

Dalam pemilihan lokasi banyak hal yang harus diperhatikan. Salah satunya lokasi yang strategis.

Susanty menekankan apabila posisi lokasi yang dipilih untuk membuka usahanya semakin strategis, maka semakin besar pula peluang untuk menambah cuan dari bisnis ini.

Baca juga: Waralaba: Antara Janji, Ekspektasi dan Realisasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wacana KA Argo Parahyangan Dihapus demi Kereta Cepat

Wacana KA Argo Parahyangan Dihapus demi Kereta Cepat

Whats New
Volume Impor Tinggi, Utilisasi Kapasitas Industri Baja Nasional Rendah

Volume Impor Tinggi, Utilisasi Kapasitas Industri Baja Nasional Rendah

Whats New
[Kompasianival 2022 Better Lifestyle] Kendaraan Listrik: Masa Depan atau Tren Sesaat?

[Kompasianival 2022 Better Lifestyle] Kendaraan Listrik: Masa Depan atau Tren Sesaat?

Rilis
Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Rampung Sesuai Jadwal

Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Rampung Sesuai Jadwal

Whats New
Laba Bersih PertaLife Insurance di Kuartal-III 2022 Melonjak 71,04 Persen

Laba Bersih PertaLife Insurance di Kuartal-III 2022 Melonjak 71,04 Persen

Rilis
Hasil Riset Menemukan Perusahaan Startup Masih Kesulitan Rekrut dan Pertahankan Karyawan

Hasil Riset Menemukan Perusahaan Startup Masih Kesulitan Rekrut dan Pertahankan Karyawan

Whats New
Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dimulai, Ini Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan

Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dimulai, Ini Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan

Work Smart
Jelang Akhir Tahun, Berikut Kebutuhan Elektronik Penunjang Liburan yang Bisa Dibeli di TikTok Shop Grand Sale 12.12 Beserta Promonya

Jelang Akhir Tahun, Berikut Kebutuhan Elektronik Penunjang Liburan yang Bisa Dibeli di TikTok Shop Grand Sale 12.12 Beserta Promonya

BrandzView
Tantangan Keamanan Siber yang Dihadapi Perusahaan di Indonesia

Tantangan Keamanan Siber yang Dihadapi Perusahaan di Indonesia

Whats New
Soal Rencana Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker, Sri Mulyani: Nanti Kami Diskusikan Dulu...

Soal Rencana Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker, Sri Mulyani: Nanti Kami Diskusikan Dulu...

Whats New
Kemenaker Ingatkan Pengambilan BSU di Kantor Pos Berakhir 20 Desember 2022

Kemenaker Ingatkan Pengambilan BSU di Kantor Pos Berakhir 20 Desember 2022

Whats New
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pelita Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pelita Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Whats New
Luhut: Pajak Kita Naik Bukan Datang Tiba-tiba dari Batu, Itu Kinerja UMKM

Luhut: Pajak Kita Naik Bukan Datang Tiba-tiba dari Batu, Itu Kinerja UMKM

Whats New
Sandiaga Bidik Nilai Investasi Pariwisata Tembus 8 Miliar Dollar AS

Sandiaga Bidik Nilai Investasi Pariwisata Tembus 8 Miliar Dollar AS

Whats New
Aset Kripto Bakal Diawasi OJK dan BI, Indodax: Kami Berharap Cepat Diputuskan

Aset Kripto Bakal Diawasi OJK dan BI, Indodax: Kami Berharap Cepat Diputuskan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.