Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisnis Franchise Tahun Ini, Bagaimana Prospeknya?

Kompas.com - 14/01/2021, 15:10 WIB
Elsa Catriana,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) sekaligus Ketua Pengembangan Resto Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Susanty Widjaya mengatakan, membuka usaha waralaba alias franchise pada 2021 masih terus cerah.

Ia menyebutkan bisnis franchise 2021 akan jauh lebih berkembang dibandingkan pada tahun 2020.

"Saya rasa franchise di 2021 akan lebih baik dan lebih berkembang jika di bandingkan dengan tahun 2020. Kita tahu 2020 tahun yang dipaksa untuk bertahan dari pandemi, banyak juga yang usaha yang gulung tikar. Namun, di 2021 mereka akan lebih fight lagi," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/1/2021).

Menurut dia salah satu pemicu yang membuat bisnis waralaba punya prospek cerah lagi karena ditemukannya vaksin Covid-19.

Baca juga: Ingin Membuka Bisnis Franchise? Perhatikan 6 Hal Ini

Dia menilai adanya vaksin akan membuat para pelaku usaha lebih percaya diri, lebih aman, dan lebih nyaman dalam beraktivitas di luar rumah.

Hal ini pun kata dia akan berpengaruh dan membantu percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, Susanty juga mengatakan, di tengah banyaknya usaha-usaha yang ditutup dan banyaknya karyawan yang di-PHK, membuat banyak calon pengusaha baru yang lahir.

Begitupun dengan para pebisnis yang membuka usaha franchise. Apalagi, dijelaskan dia, membuka bisnis franchise cukup terbilang lebih mudah dan simpel ketimbang membuka usaha yang dimulai dari nol.

"Khususnya bagi pengusaha yang pemula, membuka bisnis franchise tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan dari A sampai Z. Tapi, tinggal mengikuti sistem dan prosedur, sudah ada SOP, jadi tinggal ngikutin," jelasnya.

Dia optimistis apabila para pengusaha franchise membuka usahanya dengan jujur dan konsisten akan membuahkan hasil yang positif dan sesuai dengan yang diinginkan.

Baca juga: Transaksi Digital Rawan Pencucian Uang, Ini yang Dilakukan BI

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Anggaran Belanja di Tengah Konflik Iran-Israel

Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Anggaran Belanja di Tengah Konflik Iran-Israel

Whats New
Ekspor Batik Aromaterapi Tingkatkan Kesejahteraan Perajin Perempuan Madura

Ekspor Batik Aromaterapi Tingkatkan Kesejahteraan Perajin Perempuan Madura

Whats New
Hadiri Halalbihalal Kementan, Mentan Amran: Kami Cinta Pertanian Indonesia

Hadiri Halalbihalal Kementan, Mentan Amran: Kami Cinta Pertanian Indonesia

Whats New
Pasar Modal adalah Apa? Ini Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Pasar Modal adalah Apa? Ini Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Work Smart
Syarat Gadai BPKB Motor di Pegadaian Beserta Prosedurnya, Bisa Online

Syarat Gadai BPKB Motor di Pegadaian Beserta Prosedurnya, Bisa Online

Earn Smart
Erick Thohir Safari ke Qatar, Cari Investor Potensial untuk BSI

Erick Thohir Safari ke Qatar, Cari Investor Potensial untuk BSI

Whats New
Langkah Bijak Menghadapi Halving Bitcoin

Langkah Bijak Menghadapi Halving Bitcoin

Earn Smart
Cara Meminjam Dana KUR Pegadaian, Syarat, dan Bunganya

Cara Meminjam Dana KUR Pegadaian, Syarat, dan Bunganya

Earn Smart
Ada Konflik Iran-Israel, Penjualan Asuransi Bisa Terganggu

Ada Konflik Iran-Israel, Penjualan Asuransi Bisa Terganggu

Whats New
Masih Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 66

Masih Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 66

Work Smart
Tingkatkan Daya Saing, Kementan Lepas Ekspor Komoditas Perkebunan ke Pasar Asia dan Eropa

Tingkatkan Daya Saing, Kementan Lepas Ekspor Komoditas Perkebunan ke Pasar Asia dan Eropa

Whats New
IHSG Turun 2,74 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Saham Rp 11.718 Triliun

IHSG Turun 2,74 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Saham Rp 11.718 Triliun

Whats New
Pelita Air Catat Ketepatan Waktu Terbang 95 Persen pada Periode Libur Lebaran

Pelita Air Catat Ketepatan Waktu Terbang 95 Persen pada Periode Libur Lebaran

Whats New
Simak, 5 Cara Tingkatkan Produktivitas Karyawan bagi Pengusaha

Simak, 5 Cara Tingkatkan Produktivitas Karyawan bagi Pengusaha

Work Smart
Konflik Iran-Israel, Kemenhub Pastikan Navigasi Penerbangan Aman

Konflik Iran-Israel, Kemenhub Pastikan Navigasi Penerbangan Aman

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com