Luhut Targetkan Peta Jalan Food Estate Rampung April 2021

Kompas.com - 15/01/2021, 06:07 WIB
Tahun Anggaran (TA) 2020, anggaran infrastruktur SDA sebesar Rp 17,7 miliar digunakan untuk penyediaan reservoir air baku untuk lahan hortikultura seluas 200 hektar senilai Rp 15 miliar.
Kementerian PUPRTahun Anggaran (TA) 2020, anggaran infrastruktur SDA sebesar Rp 17,7 miliar digunakan untuk penyediaan reservoir air baku untuk lahan hortikultura seluas 200 hektar senilai Rp 15 miliar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar peta jalan dan rencana aksi pengembangan food estate rampung pada April 2021 sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo.

Hal ini dia sampaikan ketika mengadakan rapat koordinasi (rakor) lanjutan terkait progress program perhutanan sosial dan food estate dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait pada Kamis (14/1/2021).

Menurut Luhut, food estate di Sumatera Utara perlu didukung anggaran dari kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah sesuai dengan peta jalan dan rencana aksi yang telah disusun.

Baca juga: Jokowi Minta Proyek Food Estate di Sumut dan Kalteng Rampung Tahun Ini

"Selain Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah sebagai daerah pengembangan food estate, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Belitung kini menjadi salah satu wilayah pengembangan terintegrasi berbasis perhutanan sosial," ujar Luhut melalui keterangan tertulis, Kamis.

Luhut mengatakan, berbagai program telah diturunkan ke berbagai kementerian dan lembaga teknis terkait.

Dalam hal ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi leading sector Kabupaten Lumajang, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai leading sector Kabupaten Belitung, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Pertahanan sebagai leading sector Provinsi Kalimantan Tengah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Belitung telah mempersiapkan teknis pelaksanaan kegiatan sebagai Project Management Unit (PMU).

Baca juga: Kementan Optimistis Proyek Food Estate Tahap Awal Rampung Akhir Desember

Untuk PS Lumajang terdapat 5 subprogram, yaitu agrosilvopastura, agroindustri ekowisata, restorasi berbasis agrikultur dan redistribusi lahan, dengan anggaran tahun 2021 sekitar Rp 77,5 miliar.

Sedangkan PS Belitung mempunyai 4 subprogram, yaitu pariwisata alam, agroforestry, redistribusi lahan, serta pemulihan ekosistem mangrove dengan anggaran sekitar Rp 37,2 miliar pada tahun ini.

Luhut menuturkan, pihaknya telah menyaksikan perkembangan yang positif dari lokasi food estate di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Lahan di area tersebut sudah terbuka seluruhnya seluas 200 hektare (Ha).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X