Selama Pandemi, YLKI Paling Banyak Terima Aduan Konsumen Soal Pinjol

Kompas.com - 15/01/2021, 07:43 WIB
- SHUTTERSTOCK/JAAAK-

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat, jasa keuangan menjadi sektor yang paling banyak dilaporkan oleh masyarakat sepanjang 2020.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, sepanjang tahun lalu, pengguna sektor jasa keuangan mengalami pertumbuhan cukup pesat.

Namun, pada saat bersamaan, 33 persen total aduan yang diterima oleh YLKI melaporkan terkait sektor tersebut.

Baca juga: Simak Modus Penipuan Pinjol Ilegal

Pada sektor jasa keuangan, fintech peer to peer lending atau pinjaman online menjadi yang paling banyak dilaporkan oleh konsumen.

Tingginya laporan itu disebut Tulus sejalan dengan bertambahnya fintech ilegal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pengaduan pinjol cukup signifikan sejak 2 tahun terakhir. Sayangnya, yang dominan adalah pengaduan pinjol ilegal," kata Tulus dalam Kompas100 CEO Forum, Kamis (14/1/2021).

Setelah jasa keuangan, e-commerce menjadi sektor yang paling dikeluhkan kedua ke YLKI, dengan porsi 12,7 persen dari total laporan.

“Permasalahan belanja online agak ekstrem, karena paling tinggi 28 persen barang pesanan tidak diterima konsumen,” ujar Tulus.

Baca juga: Berkurang Lagi, Ini Daftar 151 Pinjol Terdaftar dan Berizin di OJK

Selanjutnya, pengaduan terbesar lainnya adalah sektor telekomunikasi sebesar 8,3 persen dan perumahan 5,7 persen.

Menurut Tulus, pandemi Covid-19 memaksa pemerintah dan pelaku usaha untuk beradaptasi, khususnya terkait teknologi digital, guna memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.

“Penanggulangan dalam berbagai sendi-sendi kehidupan masyarakat, baik dalam konteks ekonomi maupun sosial," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.