Kantor AirNav Majene Rusak akibat Gempa, Pelayanan Penerbangan Tak Maksimal

Kompas.com - 15/01/2021, 10:42 WIB
TNI Angkatan Udara (AU) menerbangkan pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin untuk membantu proses evakuasi korban gempa yang mengguncang Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021), sekitar pukul 02.30 WITA. Dokumen Dispen AUTNI Angkatan Udara (AU) menerbangkan pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin untuk membantu proses evakuasi korban gempa yang mengguncang Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021), sekitar pukul 02.30 WITA.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor AirNav Indonesia Unit Mamuju dan Tower Pemandu Lalu Lintas Penerbangan di Bandar Udara Tampa Padang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1/2021) pukul 02.28 Wita.

Akibat kerusakan tersebut, pemanduan navigasi pesawat terbang di Mamuju tak berjalan maksimal.

“Sementara ini, pelayanan navigasi penerbangan dilakukan berbasis komunikasi dan jangkauan terbatas dengan bantuan pemanduan navigasi penerbangan dari Cabang MATSC (Makassar),” ujar Manager Humas AirNav Indonesia Yohanes Sirait dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Baca juga: AirNav Proyeksi Pergerakan Pesawat Capai 109.002 pada Periode Nataru

Yohanes menambahkan, pihaknya telah mengirimkan tiga orang personel bantuan operasional (1 orang ATC, 2 orang teknisi) serta beberapa peralatan komunikasi dan navigasi dari Kantor Cabang MATSC sebagai bantuan operasional di Unit Mamuju.

“AirNav Indonesia bersama seluruh stakeholder terkait akan terus berkoordinasi agar operasional penerbangan dapat terus berjalan dengan selamat dan aman, sehingga bantuan logistik dan operasional bisa terdistribusikan dengan baik,” kata dia.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene dan sekitarnya pada Jumat (15/1/2021).

Akibat musibah tersebut, selain merusak rumah warga juga menyebabkan sejumlah gedung roboh, seperti puskesmas, hotel, dan kantor Gubernur Sulbar.

Berdasarkan data sementara BPBD Mamuju, tercatat jumlah korban meninggal dunia akibat musibah itu sebanyak tiga orang, 24 orang luka-luka, dan 2.000 warga mengungsi ke tempat lebih aman.

Baca juga: TNI AU Terbangkan Boeing 737 Bantu Korban Gempa Majene



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X