Kompas.com - 15/01/2021, 12:40 WIB
Outlet Bank BNI di Stasiun BNI City Outlet Bank BNI di Stasiun BNI CityOutlet Bank BNI di Stasiun BNI City

Beberapa layanan digital perbankan yang mengalami kenaikan selama masa pandemi antara lain transfer, cek mutasi rekening, top up dompet digital, hingga pembayaran tagihan PLN.

Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2020 jumlah kantor bank umum di Indonesia ada sebanyak 30.691 kantor. Jumlah itu menurun dibandingkan periode akhir 2019 yang mencapai 31.127 atau berkurang sebanyak 436 kantor.

Hal ini juga sejalan dengan tren bank digital yang semakin semarak dilakukan perbankan setelah otoritas mengeluarkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 12/POJK.03/2018. Aturan itu memberi lampu hijau bagi bank membuka layanan digital banking.

Serupa, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga mengatakan kalau sepanjang tahun 2020 pihaknya memang banyak menutup jaringan kantor.

Baca juga: Mau Tukar Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah di 5 Bank Ini

Direktur Distribution and Retail Funding BTN Jasmin mengungkap tahun lalu pihaknya menutup sebanyak 123 unit jaringan, dan membuka sebanyak 5 unit kantor.

Hal ini menurutnya merupakan respon perseroan atas meningkatnya produktivitas cabang dan efisiensi biaya yang sudah lama dilakukan BTN. "BTN tidak terlalu banyak buka cabang karena transaksi sudah banyak pindah ke digital," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun, untuk di tahun 2021 Bank BTN berencana untuk membuka outlet kantor kas dan KCP sebanyak 22 unit dan menutup 29 unit cabang.

Dia menjelaskan, pembukaan cabang di tahun ini hanya difokuskan untuk kawasan industri yang punya potensi funding dan KPR besar, daerah perkantoran, perdagangan dan kelembagaan yang punya potensi.

Baca juga: Mengenal Prinsip Bagi Hasil di Bank Syariah

Sementara itu, Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso Liem menilai walaupun teknologi digital perkembangannya sangat masif, masih terdapat layanan keuangan yang oleh perbankan belum bisa diganti secara digital.

"Seperti (misalnya) pinjaman dalam jumlah besar. Ke depannya, BCA akan terus mengevaluasi kebutuhan masyarakat terkait kantor cabang BCA," jelas dia.

Santoso tidak merinci berapa banyak kantor yang dibuka atau ditutup oleh BCA sepanjang tahun lalu. Pun, untuk tahun ini rencana tersebut juga belum bisa dipastikan.

Namun, bank swasta terbesar di Indonesia ini mengatakan pihaknya memiliki 23 juta rekening nasabah dan memproses sekitar 33 juta transaksi setiap hari.

Hal itu bisa dilakukan tentunya berkat dukungan oleh 1.249 kantor cabang dan 17.415 mesin ATM BCA yang tersebar di berbagai wilayah.

Baca juga: Pinjaman Online Syariah Bebas Riba, Apa Saja Syaratnya?

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Bank BNI dan BTN banyak menutup kantor cabang, ini alasannya".

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X