Gempa Majene, Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Tak Terganggu

Kompas.com - 15/01/2021, 13:37 WIB
Kamis (14/1/2021) pukul 13.35 WIB wilayah Majene, Sulawesi Barat diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki magnitudo  5,9.
BMKG/DaryonoKamis (14/1/2021) pukul 13.35 WIB wilayah Majene, Sulawesi Barat diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki magnitudo 5,9.

MAKASSAR, KOMPAS.com - PT Pertamina (Pesero) memastikan sarana dan fasilitas (sarfas) khususnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Majene dan sekitarnya dalam kondisi aman, pasca terjadinya gempa bumi berkekuatan 6,2 SR yang terjadi pada pagi hari ini, Jumat (15/1/2021).

Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VII Pertamina, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, dengan demikian penyaluran BBM di wilayah tersebut masih berjalan dengan normal.

"Untuk saat ini semua Lembaga Penyalur Pertamina tidak ada kerusakan sarfas berarti dan penyaluran normal seperti biasa. Apabila ada update akan kami sampaikan," katanya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Kantor AirNav Majene Rusak akibat Gempa, Pelayanan Penerbangan Tak Maksimal

Selain itu, beberapa sarfas di wilayah terdekat yaitu Kabupaten Mamuju terpantau dalam kondisi aman.

DPPU Tampa Padang, 1 SPPBE, 6 Agen elpojiji PSO, dan 8 SPBU di Mamuju dalam kondisi aman.

"Selain itu di Majene 3 Agen LPG PSO dan 3 SPBU juga beroperasi normal. Masing-masing dapat beroperasi normal,” katanya.

Laode memastikan pihaknya terus memantau situasi terkini di wilayah serta berkoordinasi dengan pihak BPBD dan aparat terkait setempat untuk memastikan penyaluran BBM ke SPBU berjalan dengan lancar tanpa kendala dan terus bersiaga terhadap kemungkinan gempa susulan di wilayah Majene.

“Untuk antisipasi supply point BBM dan LPG kita akan lakukan pola RAE dari FT Donggala dan Depot LPG Mini. Donggala dari jalur utara dan IT Makassar dan FT Parepare dari jalur selatan. Untuk mencegah kelangkaan LPG kami juga akan lakukan operasi pasar,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dan sekitarnya pada Jumat (15/1/2021) sekitar 01.28 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, pusat gempa berada di 6 kilometer timur laut Majene. Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer.

Menurut BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Sebelumnya, pada Kamis (14/1/2021) sekitar 13.35 WIB, Majene juga diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 5,9.

Baca juga: BNI Tutup Banyak Kantor Cabang, Ini Alasannya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X