Menaker Instruksikan Tim BLK Makassar Segera Salurkan Bantuan ke Korban Gempa di Sulbar

Kompas.com - 15/01/2021, 19:58 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan sambutan secara virtual dalam peringatan Hari Pekerja Migran Internasional, Jakarta, Jumat (18/12/2020). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan sambutan secara virtual dalam peringatan Hari Pekerja Migran Internasional, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Ida Fauziyah menginstruksikan agar penyaluran bantuan bagi korban bencana gempa bumi di daerah Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat bisa sampai langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang berada di daerah pelosok yang sulit terjangkau.

Oleh karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan mengerahkan Mobil Training Unit (MTU) dari Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar dan mobil Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan dari Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mempercepat penyaluran bantuan yang telah terkumpul.

Bantuan yang digalang berupa dana tunai, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan makanan.

 

Baca juga: Indonesia Kini Negara Pengekspor Barang Industri, Mendag: Sengketa Dagang Bakal Terus Ada

“Penggalangan bantuan melibatkan internal pegawai Kemenaker, mitra perusahaan, dan juga serikat pekerja dan serikat buruh. Saat ini penggalangan bantuan masih berlangsung,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).

Dirinya lebih lanjut mengatakan bahwa kebutuhan urgen saat ini adalah kebutuhan di kamp pengungsian. Seperti tenda, kebutuhan makanan dan air minum, karena hampir semua warga memilih mengungsi untuk sementara.

“Saya telah meminta agar menyiapkan MTU dan mobil URC untuk bisa dikerahkan menyalurkan bantuan, sehingga dapat menjangkau pelosok-pelosok desa,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 skala ritcher mengguncang Kabupaten Majene hingga ke Kabupaten Mamuju dan sekitarnya pada hari ini, sekitar pukul 01.28 waktu setempat. BMKG menyatakan, pusat gempa berada di 6 kilometer (Km) timur laut Majene. 

Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Padahal, pada Kamis (14/1/2021) sekitar 13.35 waktu setempat, Majene juga diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 5,9 skala ritcher.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X