OJK Proyeksi Ekonomi Kuartal IV Minus hingga 2 Persen

Kompas.com - 15/01/2021, 20:08 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) memproyeksi pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal IV 2020 terkontraksi hingga -2 persen.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, pertumbuhan ekonomi itu lebih baik dibanding kuartal II dan kuartal III tahun 2020 meski masih mengalami kontraksi.

"Kami harapkan kuartal IV (2020) tidak terlalu jelek, konsensus yaitu minus sekitar 1 sampai 2 persen," kata Wimboh dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020 secara virtual, Jumat (15/1/2021).

Adapun pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi RI terkontraksi hingga -5,32 persen. Kontraksinya membaik di kuartal III 2020 sebesar -3,49 persen.

Baca juga: Mobil Asal Indonesia Kena "Safeguard" Filipina, Pemerintah Layangkan Keberatan

Sementara pada 2021, Wimboh memproyeksi ekonomi domestik bakal tumbuh 5 persen. Pertumbuhan dan tak lepas dari pemulihan ekonomi yang semakin terlihat, di samping vaksin Covid-19 yang mulai terdistribusi sejak Rabu (13/1/2021).

"Kami prioritaskan percepatan program Pemulihan Ekonomi Nasional di tahun 2021. Restrukturisasi POJK 11/2020 diperpanjang hingga tahun 2022 sehingga memberi ruang bagi para debitur bisa restrukturisasi kembali," sebut Wimboh.

Selain mempercepat program PEN, Wimboh mengaku pihaknya sudah menyiapkan 4 prioritas lain.

Keempat prioritas tersebut antara lain memperkuat ketahanan dan daya saing sektor jasa keuangan, pengembangan ekosistem sektor jasa keuangan, akselerasi transformasi digital, serta penguatan kapasitas internal OJK.

"Ekosistem sektor jasa keuangan kita bentuk. Market integrity dibentuk. Kita juga akan melakukan inovasi berbagai produk keuangan," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X