PLN Sebut Gempa di Sulawesi Barat Tak Berpengaruh ke Pasokan Listrik

Kompas.com - 16/01/2021, 02:32 WIB
bencana gempa di Sulbar KOMPAS.COM/HENDRA CIPTObencana gempa di Sulbar

Fasilitas layanan publik itu seperti rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, instalasi air bersih. Ini menjadi prioritas utama pemulihan kelistrikan oleh PLN.

Listrik untuk fasilitas umum yang digunakan untuk penanganan gempa bumi ini tentu akan menjadi prioritas utama, termasuk gedung pemerintahan,” ujar Awaluddin di Makassar, Jumat.

PLN UIW Sulselrabar khususnya UP3 Mamuju terus melakukan pemulihan listrik pada seluruh wilayah terdampak listrik padam akibat gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Barat pada Jumat dini hari, pukul 2.28 WITA.

Berdasarkan data PLN, pelanggan terdampak sebanyak 90.688 pelanggan dari 872 gardu terdampak. Namun hingga saat ini, tim PLN baru berhasil memulihkan listrik 48.152 pelanggan.

Baca juga: Erick Thohir Sebut PLN Komitmen Dukung Tren Kendaraan Listrik

"Pada wilayah Mamuju sedang dilakukan inspeksi kerusakan jaringan dan Majene juga dalam masa pengerjaan untuk pemulihan," ujarnya.

Total 123 personil diterjunkan untuk memulihkan kelistrikan terdampak gempa tersebut dan sebanyak 463 Gardu Distribusi berhasil dinormalkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun daerah yang masih padam pada wilayah Sulbar yakni Kecamatan Tapalang, Tapalang Barat, Simkep, Mamuju, sebagian Kecamatan Kalukku, Kalumpang, Bonehau, Malunda, Ulumanda Tubo dan Sendana.

Baca juga: Token Listrik Gratis PLN Diperpanjang Sampai Maret 2021, Berikut Cara Klaimnya

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X