Motivasi Kerja Hilang di Awal Tahun Baru? Cas Lagi dengan 6 Cara Ini

Kompas.com - 16/01/2021, 14:30 WIB
ilustrasi bekerja dari rumah iSTOCK/SHIRONOSOVilustrasi bekerja dari rumah

KOMPAS.com - Sama seperti cinta, motivasi kerja kerap datang dan pergi pada diri seseorang. Saat motivasi ini hilang, semangat kerja akan luntur.

Rasanya malas untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawab kantor. Tidak ada gairah, sehingga berdampak pada produktivitasmu.

Motivasi kerja hilang, banyak sebabnya. Mungkin saja karena masih terbawa suasana libur panjang akhir tahun kemarin, atau kelamaan kerja di rumah atau Work From Home (WFH) di masa pandemi.

Kehilangan motivasi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Sebab akan mengganggu kinerjamu di kantor. Bahkan merusak karier yang sudah lama kamu bangun dari nol.

Kamu perlu mencari cara untuk mengatasinya. Meningkatkan kembali motivasi kerja agar kariermu lebih cemerlang.

Berikut tips meningkatkan lagi gairah dan motivasi kerja, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Ingat kembali tujuanmu bekerja

Ketika motivasi kerja hilang, kamu akan menjadi kurang bersemangat bekerja. Berat sekali untuk menyelesaikan pekerjaanmu.

Saat itulah, coba ingat-ingat kembali tujuan kamu bekerja. Setiap orang, termasuk kamu pasti memiliki tujuan dalam bekerja.

Apakah untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama keluarga, membantu biaya sekolah adik, membiayai pengobatan orangtua, mewujudkan cita-cita, atau lainnya.

Jika kamu mengingat lagi tujuan tersebut, lalu tarik nafas dalam-dalam, dan ucapkan dalam hati “Saya pasti bisa,” maka semangat dan motivasi bekerjamu pasti akan muncul kembali.

Kalau kamu tidak berusaha untuk membangkitkan lagi motivasi kerja ini dan menyerah pada keadaan, maka sampai kapanpun tujuannya akan sulit tercapai.

2. Bayangkan orang-orang yang kamu cintai

Bila dengan mengingat tujuan bekerja belum cukup membuatmu termotivasi, maka coba bayangkan orang-orang yang kamu cintai, seperti orangtua, anak, pasangan, atau orang-orang yang berjasa dalam hidupmu.

Jika kamu malas terus, maka bayangkan kamu akan mengecewakan mereka. Mereka pasti ingin melihatmu sukses. Mereka tidak ingin kamu terpuruk.

Ayo bangkitlah. Meskipun kamu belum berbuat banyak dan terbaik untuk mereka, setidaknya buatlah bangga orang-orang yang menyayangimu. Jangan buat mereka sedih karena perilaku atau tindakanmu.

3. Berpikir Positif dan Bersyukur

Rutinitas kerja itu-itu saja pasti akan membosankan bukan. Saat semangat kerjamu kendur, munculkan pikiran-pikiran positif yang dapat memberi kekuatan padamu.

Yakinkan pada diri sendiri, bahwa kamu mampu mengerjakan setiap pekerjaan dengan baik. Berpikir positif akan memotivasi diri untuk tetap bertahan dan bangkit dengan semangat baru.

Hilangkan pikiran negatif yang bisa menghambat pekerjaanmu. Selain itu, selalu bersyukur atas rezeki yang diperoleh akan meningkatkan semangat kerjamu.

Pikirkan masih banyak pengangguran yang menginginkan posisimu. Jadi bersyukur dengan melihat orang yang berada di bawahmu, bukan di atas.

Baca Juga: 10 Pekerjaan Paling Banyak Diincar di 2021, Berapa Gajinya?

4. Beri Penghargaan untuk Diri Sendiri

Banyak orang mengabaikan diri sendiri hanya untuk bekerja, bekerja, dan bekerja. Nah ketika sudah lelah, barulah merasakan dampaknya jadi malas.

Itu karena kurangnya penghargaan untuk diri sendiri. Penghargaan di sini maksudnya memanjakan atau menyenangkan diri dengan berbagai macam kegiatan yang dapat membangkitkan semangat dan motivasi baru.

Contohnya menyalurkan hobi, kumpul bersama teman dan keluarga, liburan, belanja, dan kegiatan lain yang bisa memunculkan lagi mood bekerja.

Dengan begitu, badan dan pikiran kembali segar. Dapat memulai bekerja dengan semangat baru. Tetapi ingat, kalau sudah melakukan apa yang kamu senangi, jangan keterusan. Fokus lagi pada kewajibanmu.

5. Cintai Pekerjaanmu

Pekerjaan yang kamu jalani akan menjadi beban terus menerus bila kamu tidak mencintai apa yang kamu kerjakan. Jadi belajarlah untuk mencintai pekerjaanmu dengan segala tugas dan tanggung jawabnya. Termasuk kondisi dan situasinya.

Melakukan pekerjaan dengan senang hati akan dapat memberikan hasil yang terbaik. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan yang telah diberikan perusahaan kepadamu.

6. Cari kata-kata bijak motivasi dari siapapun

Selain cara di atas, mencari motivasi diri atau motivasi kerja juga bisa dengan membaca buku maupun menonton film kisah tokoh-tokoh dunia.

Atau cari kata-kata bijak yang dapat mengembalikan lagi motivasi kerjamu, seperti orangtua, guru, atau sahabat dekatmu sehingga dapat meraih kesuksesan.
Jangan Takut dan Ragu

Motivasi dan semangat kerja bisa redup karena rasa takut dan ragu yang berlebihan. Lawanlah rasa itu. Bekerjalah dengan maksimal, tunjukkan kemampuan dan keahlianmu.

Lakukan dengan sepenuh hati, supaya semakin mendekatkan Anda pada tujuan-tujuanmu. Semangat kerja.

 

Artiel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

Rilis
Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Whats New
Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

Rilis
Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Whats New
Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Whats New
GeNose Tersedia di Bandara Ngurah Rai, Tarif Rp 40.000

GeNose Tersedia di Bandara Ngurah Rai, Tarif Rp 40.000

Whats New
1.275.387 Formasi ASN 2021 Resmi Dibuka, Ini Rinciannya

1.275.387 Formasi ASN 2021 Resmi Dibuka, Ini Rinciannya

Whats New
Menko Airlangga Gelontorkan Subsidi Ongkir, Asosiasi E-Commerce Sambut Baik

Menko Airlangga Gelontorkan Subsidi Ongkir, Asosiasi E-Commerce Sambut Baik

Whats New
Cara Daftar UMKM Online untuk Mencairkan BLT Rp 1,2 Juta

Cara Daftar UMKM Online untuk Mencairkan BLT Rp 1,2 Juta

Earn Smart
[POPULER DI KOMPASIANA] Royalti Memutar Lagu | Kena Ghosting Rekruter | Patah Hati dan Lagu 'Hey Jude'

[POPULER DI KOMPASIANA] Royalti Memutar Lagu | Kena Ghosting Rekruter | Patah Hati dan Lagu "Hey Jude"

Rilis
THR PNS Cair, Kurang Efektif Dorong Konsumsi dan Ekonomi di Kuartal II 2021

THR PNS Cair, Kurang Efektif Dorong Konsumsi dan Ekonomi di Kuartal II 2021

Whats New
Pemerintah China Denda Grup Alibaba Rp 40,6 Triliun, Mengapa?

Pemerintah China Denda Grup Alibaba Rp 40,6 Triliun, Mengapa?

Whats New
Jadi CPNS Kemenkumham Jalur Ikatan Dinas, Simak Dokumen Persyaratannya

Jadi CPNS Kemenkumham Jalur Ikatan Dinas, Simak Dokumen Persyaratannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X